Organisasi Shiddiqiyyah Bojonegoro Bagikan Nasi Kotak untuk Tukang Becak dan Pengamen Jalanan

22202

SuaraBanyuurip.com – d suko nugroho

Bojonegoro - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Organisasi Shiddiqiyyah Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, melalui Lembaga Amil Zakat Infaq dan Shodaqoh Sepuluh Shiddiqiyyah membagikan kurang lebih 100 kotak nasi lengkap dengan air minum mineral,  Jumat (12/03/2021) sore. Kali ini sasarannya adalah tukang becak dan masyarakat jalanan seperti pengamen dan kaum dhuafa di sepanjang Jalan Gajah Mada dan Veteran Bojonegoro.

Dipilihnya Hari Jumat ini karena menjadi hari yang sangat mulia untuk berbagi dengan sesama. Selain itu juga menjadi salah satu pengaplikasian dari ajaran thoriqoh shiddiqiyyah yang biasa dikenal dengan S3 atau Silaturahim, Santun dan Shodaqoh, salah satunya shodaqoh nasi berkah.

Ridwan Sayyadi Ketua DPD. Organisasi Shiddiqiyyah Bojonegoro mengatakan berbagi Nasi Berkah ini sudah berjalan satu bulan. Kegiatan sosial ini merupakan bagian dari aplikasi ajaran Shiddiqiyyah untuk bershodaqoh dengan berbagi pada sesama.

“Selain berbagi Nasi Berkah, banyak program-program yang dijalankan oleh organisasi dilingkungan Shiddiqiyyah Bojonegoro antara lain santunan nasional dan juga program pembangunan rumah layak huni yang menjadi program tahunan di seluruh Indonesia,” jelas pria kelahiran Madura yang saat ini menahkodai DPD Orshid Bojonegoro.

Baca Juga :   Pensiunan di Bojonegoro Antre Pencairan THR

Mauli, Koordinator Aksi Pembagian Nasi Berkah menambahkan, ke depannya kegiatan seperti ini akan lebih banyak lagi dengan membeli nasi di warung-warung sekitar titik pembagian. 

“Setidaknya dengan cara itu kita melakukan kebaikan tapi jangan sampai membuat orang lain membenci kita karena dagangannya tidak laku. Mari memperbaiki diri dengan peduli sesama,” sambungnya.

Pihanya berharap pemnagian Nasi Berkah ini bisa menjadi kegiatan rutin yang dapat menarik banyak pihak untuk terus berbagi kepada masyarakat Bojonegoro yang membutuhkan.

“Apalagi di masa pandemi Covid-19 yang belum tahu kapan berakhirnya. Sehingga membuat kami tergerak terus untuk membantu sesama saudara kita,” imbuh Mauli.(suko) 

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *