SuaraBanyuurip.com -Â Joko Kuncoro
Bojonegoro – Sebanyak dua perusahaan sektor migas di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur belum memberikan keterangan jumlah naker yang bekerja di sektor migas. Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) Bojonegoro berencana akan menghubungi dua perusahaan migas tersebut.
Kabid Tenaga Kerja dan Transmigrasi Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) Kabupaten Bojonegoro Slamet mengatakan, saat ini baru menerima permintaan format laporan jumlah tenaga kerja (naker). Namun, hanya satu perusahaan migas yang meminta format laporan naker tersebut.
“Ya, baru ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) yang meminta format laporan. Untuk perusahaan migas lainnya untuk sementara belum melaporkan,” katanya, Kamis (25/3/2021).
Dia menjelaskan, dua perusahaan migas yang berada di Bojonegoro seperti Pertamina EP Asset 4 Sukowati Field, dan Pertamina EP Cepu belum melakukan laporan jumlah naker. Namun, kata dia, rencananya pada Senin depan akan menghubungi dua perusahaan migas itu.
“Sementara ini, yang sudah melaporkan jumlah naker adalah Jambaran Tiung Biru (JTB),” jelasnya.
Sementara itu, Legal & Relations Assistant Manager Pertamina EP Asser 4 Sukowati Field Victorio Chatra P mengatakan, telah melaporkan jumlah naker setiap tahunnya. Bahkan, hingga 2021 sudah melaporkan melalui online.Â
“Pada 2020 jumalah naker sudah kami tembuskan ke Dinperinaker Bojonegoro. Sedangkan, untuk 2021 ini akan kami sampaikan dalam kesempatan pertama,” katanya.(jk)