SuaraBanyuurip.com – Joko Kuncoro
Bojonegoro – Kebakaran terjadi di Desa Sukorejo Kecamatan/Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur menyebabkan tiga rumah ludes terbakar. Penyebab kebakaran diduga adanya korsleting listrik dari salah satu rumah. Akibat kejadian itu kerugian diperkirakan mencapai Rp 505 juta.
Kabid Penyelamatan Dinas Damkar Ahmad Adi Winarto mengatakan, kebakaran berasal dari kamar salah satu milik warga. Diduga penyebab kebakaran karena adanya korsleting listrik. Sehingga, akibat kejadian itu tiga rumah milik warga terbakar habis beserta isinya.
“Korsleting listrik berasal dari kamar belakang rumah Bapak Edi Purnomo. Kebakaran terjadi tepatnya di perumahan perhutani Desa Sukorejodi. Diperkirakan terjadi pada pukul 02.05 pagi. Saat menerima laporan kebakaran Dinas Damkar Pos Kota langsung menuju lokasi,” katanya, Jumat (9/4/2021).
Dia menjelaskan, sebanyak tiga rumah beserta isinya ludes terbakar. Dari ketiga rumah tersebut yang paling banyak menelan kerugian adalah rumah Edi Purnomo. Sebab, rumah semi permanen kayu jati berukuran 6×10 meter terbakar habis.
“Kerugian rumah Edi Purnomo mencapai Rp 300 juta. Sedangkan, rumah lain milik Sigit Tranggonourang kerugian sebanyak Rp 200 juta terbakar beserta isinya. Untuk rumah milik Sujiatmo kerugian Rp 5 juta rumah terbakar 20 persen serta beberapa perabotan,” jelasnya.
Adi mengatakan, kebakaran dapat dipadamkan pukul 04.00 pagi dengan mengerahkan tiga unit armada, satu unit fire dome, satu unit brandware, dan satu unit fire truck. Juga, menerjunkan 11 personil dari Damkar Pos Kota dengan dibantu dua unit armada water untuk memadamkan kebakaran tersebut.
“Setelah selesai pemadaman, petugas memberikan sosialisasi kepada korban dan warga masyarakat setempat cara mencegah kebakaran dan penanganan awal kebakaran,” katanya.(jk)