SuaraBanyuurip.com -Â Ahmad Sampurno
Blora – Kebakaran merupakan salah satu ancaman berbahaya dan dapat mengakibatkan korban jiwa jika tidak dicegah dan ditanggulangi secara tepat.Â
Apalagi kesadaran akan pentingnya pencegahan dan penanggulangan dini terhadap bahaya kebakaran pada umumnya masih dirasakan sangat kurang, khususnya untuk masyarakat Indonesia. Sehingga masih seringkali terjadi kejadian kebakaran yang selalu mengakibatkan banyak kerugian.Â
Untuk mencegah kejadian kebakaran dan mengurangi dampak yang ditimbulkannya, diperlukan tingkat pengetahuan tentang api yang memadai.
Banyak faktor yang bisa mempercepat terjadinya bahaya api atau kebakaran bahkan ledakan. Faktor-faktor tersebut kadang kurang diperhatikan oleh kebanyakan orang. Padahal upaya pencegahan kebakaran lebih mudah dan lebih murah, dibandingkan upaya penanggulangannya. Â
Untuk mencegah bencana tersebut, Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Minyak dan Gas Bumi (PPSDM Migas) memberikan pelatihan kepada pekerja PT. Pertamina EP Tambun Field selama dua hari, Senin – Selasa (5-6/4/2021). Selama mengikuti pelatihan ini para peserta mendapatkan materi tentang teknik pemadaman dan pengenalan alat.
Pengajar pelatihan, Restu Anditomo, menjelaskan tujuan dari pelatihan ini adalah agar para peserta bisa dan mampu untuk menjadi petugas pemadam kebakaran yang kompeten dan handal. Serta bisa mengoperasikan perlengkapan pemadam api kebakaran. Terlebih, supaya peserta siap dalam menghadapi kondisi darurat di lapangan.Â
“Untuk pelatihan kali ini, di fokuskan dalam bidang migas dan kimia petrokim. Para peserta memilih PPSDM Migas untuk mengikuti pelatihan ini, karena di sini sudah didukung oleh sarana dan prasarana yang memadai dan sudah terfokus untuk penanggulangan kebakaran di bidang migas,†ujar Restu.
Agus Priyanto, salah seorang peserta pelatihan menyampaikan banyaknya ilmu yang didapat setelah mengikuti pelatihan ini. Baik berupa materi dan praktik yang disampaikan oleh pengajar.
“Ini sangat membantu dalam pekerjaan kami di lapangan. Karena memang bidang pekerjaan kami adalah Health, Safety, Security Environmental atau HSSE. Jadi ilmu yang didapat dari pelatihan ini sangat menunjang pekerjaan kami,†ujar Agus, melalui pesan singkatnya.(adv/ams)