SuaraBanyuurip.com – Arifin Jauhari
Bojonegoro – Peristiwa pelaporan beda nama Anna Mu’awanah dengan Muk’awanah yang sedang didalami pihak kepolisian kini disusul dengan penyerahan bukti baru oleh pelapor H. Anwar Sholeh ke Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Unit IV Pidana Tertentu (Pidter) Kepolisian Resort (Polres) Bojonegoro, Polda Jawa Timur, Selasa (20/04/2021).
Mantan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) periode 1999-2004 itu mengatakan, kedatangannya kembali ke Polres Bojonegoro guna menyerahkan bukti baru terkait laporannya soal dugaan pemalsuan akta otentik. Sekaligus menanyakan perkembangan atas dugaan kasus yang dilaporkan pada Senin (01/03/2021).
“Saya tadi menyerahkan beberapa bukti baru kepada penyidik. Sekaligus bertanya perkembangan kasus ini,” kata Anwar Sholeh, kepada SuaraBanyuurip.com saat keluar dari ruangan Unit IV Pidter Satreskrim Polres Bojonegoro.
Anwar menambahkan, penyidik serius menindaklanjuti laporannya. Penyelidikan juga sudah dilakukan ke mana-mana. Namun diperlukan tambahan bukti-bukti baru.
“Saya lega Polisi serius menangani kasus ini. Dengan penambahan sejumlah bukti baru, saya berharap kebenaran dari kasus ini segera bisa terungkap,” tandasnya.
Diberitakan sebelumnya, Kepala Satuan Reserse dan Kriminal (Kasatreskrim) Polres Bojonegoro, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Iwan Hari Poerwanto mengaku, jika hal tersebut masih didiskusikan dengan Kapolres.
“Intinya kita masih perdalam terkait pengaduan tersebut,” ujarnya melalui pesan WhatsApp.
Sementara, Kepala Bagian Humas, Protokoler dan Komunikasi Pimpinan Kabupaten Bojonegoro, Masirin, belum memberikan jawaban secara jelas ketika ditanya lewat pesan Whatsapp apakah ada petunjuk dari Bupati terkait Anwar Sholeh yang mendatangi Polres untuk menanyakan tindak lanjut pelaporannya.
“Ijin, tidak ada,” jawab Masirin, singkat.(fin)