Penerapan STM di Bojonegoro Masih Pertimbangkan Penyebaran Covid-19

22489

SuaraBanyuurip.com – Joko Kuncoro

Bojonegoro – Penerapan sekolah tatap muka (STM) di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur rencananya akan berlangsung Juli 2021 mendatang. Namun, penerapan STM di Bojonegoro masih mempertimbangkan penyebaran virus Covid-19.

Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Bojonegoro Adi Prayitno mengatakan, penerapan SKM yang direncanakan Juli mendatang masih melihat kondisi penyebaran Covid-19 di Bojonegoro. Sebelumnya, Gubernur Jawa Timur telah mengeluarkan mengenai pembelajaran tatap muka.

“Kalau di Bojonegoro sudah ada pembelajaran tatap muka namun hanya 50 persen. Sebab, melihat situasi di lapangan,” katanya, Sabtu (24/4/2021).

Dia mengatakan, STM masih mempertimbangkan kondisi di wilayah masing-masing tingkat penyebaran Covid-19. Karena itu, harus melakukan langkah-langkah kongkrit untuk penerapan SKM ini.

“Tergantung kondisi wilayah misalnya jika masih zona merah pastinya pembelajaran tatap muka ditiadakan,” ungkapnya.(jk)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Baca Juga :   Fakultas Hukum Unigoro Jalin Kerja Sama dengan Universitas Trunojoyo Madura

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *