SuaraBanyuurip.com – Arifin Jauhari
Bojonegoro – Dua peristiwa kebakaran terjadi dalam sehari di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Minggu (09/05/2021). Kejadian hanya berselang sepuluh jam setelah kejadian pertama, yakni di Desa Blimbinggede, Kecamatan Ngraho, dan Desa Kunci, Kecamatan Dander. Total kerugian yang diderita korban di dua tempat terpisah tersebut ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.
Kepala Bidang (Kabid) Pemadaman dan Penyelamatan Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Bojonegoro, Ahmad Adi Winarto mengatakan, kebakaran pertama terjadi di Desa Blimbinggede, Kecamatan Ngraho. Penyebabnya diduga dari puntung rokok yang dimatikan tidak sempurna, sehingga menimbulkan kebakaran pada warung kopi milik Sutar (52) warga setempat, dan menghanguskan toko milik Murni (41) warga asal Desa Jumok, kecamatan setempat.
“Kebakaran terjadi pukul 00.15 WIB, berhasil dipadamkan pada pukul 01.30 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun kerugian materil ditaksir mencapai Rp 45 juta,” katanya.
Peristiwa kedua, lanjut Adi, membakar dua rumah di Desa Kunci, Kecamatan Dander. Dinas Damkar berhasil memadamkan kobaran api dan pembasahan pada pukul 11.40 WIB.
“Total kerugian ditaksir dari dua tempat tersebut mencapai Rp 115 juta, rinciannya Rp 45 juta di Kecamatan Ngraho, dan Rp 75 juta di Kecamatan Dander. Dari dua peristiwa ini tidak ada korban jiwa,” ujarnya.
Terpisah, Sekretaris Desa Kunci, Kecamatan Dander, Agus Priyono, menuturkan, sekitar pukul 10.38 WIB musibah kebakaran terjadi melanda dua rumah milik warga setempat, yaitu rumah milik Jamirah dan Eka Agustiningsih.
“Informasi yang kami dapat, kebakaran terjadi disinyalir karena pemilik rumah lupa mematikan kompor saat merebus juruh (air gula), saat itu pemilik pergi bermaksud membantu keluarganya memasak. Tiga puluh menit kemudian api sudah merebak membakar dinding dapur yang terbuat dari kayu,” terangnya kepada SuaraBanyuurip.com.
Dijelaskan, sebanyak dua unit rumah terbakar habis akibat kejadian tersebut. Masing-masing berukuran 9×10 meter persegi dan 6×10 meter persegi.
“Alhamdulillah, dibantu petugas Damkar, BPBD, TNI dan Polri, Pemerintah Desa dan masyarakat Desa Kunci, kebakaran berhasil dipadamkan,” tutupnya.(fin)