Gelar Halal Bihalal, BPSDM ESDM Ajak Perkuat Sinergi di Masa Pandemi

22650

SuaraBanyuurip.com – d suko nugrojo

Blora – Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Energi dan Sumber Daya Mineral (BPSDM ESDM) mengadakan halal bihalal secara virtual Senin (24/05/2021). Acara tersebut  diikuti oleh seluruh kelurga besar BPSDM ESDM.

Halal bihahal yang diikuti hampir 500 orang pegawai di lingkungan BPSDM ESDM ini mengusung tema “Spirit Silaturrahmi di Masa Pandemi Perkuat Sinergi BPSDM ESDM dalam Menghadapi Tantangan Pengembangan SDM Sektor ESDM”.

Kepala BPSDM ESDM, Prahoro Yulijanto Nurtjahyo  beserta seluruh jajaran pimpinan eselon II di lingkungan BPSDM ESDM hadir dalam halal bihalal. Mereka dari PPSDM KEBTKE, PPSDM Migas, PPSDM Aparatur, PPSDM Geominerba, PEM Akamigas, PEP Bandung dan Balai Diklat TBT.

Prahoro Yulijanto dalam sambutannya mengucapkan selamat Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriyah. Ia berdoa semoga amal ibadah diterima Allah SWT dan mohon maaf lahir dan batin untuk seluruh pegawai di lingkungan BPSDM ESDM.

Ia juga berpesan bahwa ketika roh itu sudah ditiupkan maka garis nasib sudah tertulis di lauhul mahfudh. Begitu juga ketika selama dua tahun mengalami masa pandemi Covid-19, itu membuktikan bahwa setiap orang dipilih untuk melewati masa-masa sulit di dalam bulan Ramadhan di masa pandemi. Harapannya semoga dapat bertemu kembali dengan Ramadhan berikutnya.

Baca Juga :   Pertamina Prediksi Konsumsi BBM Naik 6%

“Meminta maaf bukan berarti kita bersalah, saling memaafkan membuat kita menjadi mulia. Dan semoga Allah SWT melindungi kita dan menganugerahi kesehatan,” tambah Prahoro.

Halal Bihalal juga diisi dengan ucapan selamat Hari Raya Idul Fitri oleh seluruh pimpinan eselon II serta dari DWP Unit BPSDM ESDM baik itu secara langsung maupun secara virtual kepada seluruh pegawai di lingkungan BPSDM ESDM.

Acara ditutup oleh mauidhoh hasanah dari H. Hufron Asrofi yang menyampaikan pesan bahwa Ramadhan adalah bulan pelatihan ibaratnya seperti mengasah pisau. Jika sudah diasah maka akan menjadi tajam. Allah SWT sudah memberikan predikat takwa kepada umat yang mentalankan pussa. Seperti yang disampaikan  oleh Sayyidiana Umar Bin Khattab bahwa orang muslim itu ibarat berjalan di dalam semak belukar, harus hati- hati jika tidak hati – hati maka akan tergores oleh semak belukar.

“Begitu juga hidup kita sebagai orang Islam, juga harus senantiasa berhati-hati dalam menjalankan kehidupan sehari-hari terutama pemegang kekuasaan. Dan harus mempercayai bahwa Alah pasti akan melindungi jika kita percaya kepadaNya. Karena dalam predikat takwa tersebut sudahs seharusnya kita tidak ada takut terhadap masa lalu dan takut terhadap masa depan,” tambah Hufron.

Baca Juga :   Peluang Bojonegoro Kurangi Pengangguran Kandas, Pembangunan Pabrik Methanol Dialihkan ke Kawasan Cepu Raya

H Hufron menambahkan bahwa di dalam kehidupan selalu ada tantangan, tetapi orang bertaqwa selalu memegang petunjuk di dalam Al-Qur’an bahwa “inna ma’al usri yusro” yang artinya bahwa di dalam kesulitan terdapat kemudahan dan diulang sebanyak dua kali. Maknanya bahwa setiap tantangan itu ada peluang yang perlu dilakukan dalam keyakinan bahwa tidak ada kekuatan selain dari Allah.

“Pastikan untuk selalu berdzikir dalam setiap kesempatan, “La hawla wala quwwata illa billahil ‘aliyyil adzim” karena Allah pasti akan membantu dan menguatkan kita. Semoga Alah melindungi kita dan negara kita,” tutup Hufron.(adv/suko)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *