Puskesmas Kapas Gelar Vaksinasi Keliling bagi Lansia

22737

SuaraBanyuurip.com -  Joko Kuncoro

Bojonegoro – Vaksinasi keliling ke setiap desa dilakukan petugas Puskesmas Kapas, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur. Langkah ini cukup membantu bagi kalangan lansia. Sebab vaksinisasi Covid-19 ini tidak perlu antar-jemput dari puskesmas namun cukup di balai desa.

Kepala Puskesmas Kapas Nur Firdaus mengatakan, vaksinasi keliling ini disesuaikan dengan jadwal posyandu lansia di setiap desa. Namun, di Kecamatan Kapas dibagi dua wilayah vaksinasi yakni Puskesmas Kapas dan Puskesmas Tanjungharjo.

“Kami keliling ke setiap desa dan jadwal disesuaikan dengan posyandu lansia. Untuk wilayah Puskesmas Kapas hanya 9 desa yang kami datangi sisanya Puskesmas Tanjungharjo,” ungkapnya, Selasa (8/6/2021).

Vaksinasi keliling ini cukup membantu kalangan lansia karena tidak perlu antar-jemput dari puskesmas akan tetapi cukup datang ke balai desa saja. Namun, sebaliknya jika vaksinisasi di puskesmas akan mempersulit karena akses dan lahan parkir tidak ada.

“Untuk mengantar lansia ke balai desa juga menjadi kendala,” ungkapnya.

Target vaksinasi keliling di wilayah Puskesmas Kapas ini sebanyak 3.379 kalangan lansia akan disuntik vaksin Covid-19. Meliputi 9 desa di antaranya Desa Bakalan, Kedaton, Klampok, Plesungan, Sukowati, Bogo, Kapas, Mojodeso, dan Semenpinggir.

Baca Juga :   Penjelasan Lengkap BPOM Soal Lima Obat Sirup yang Ditarik dari Peredaran

Sedangkan, untuk desa yang telah menjalani vaksinasi keliling sudah ada tiga desa. Di antaranya Desa Suko, Kedaton, dan Plesungan karena vaksinasi  sudah dimulai sejak seminggu lalu.

“Harapanya dengan vaksinasi keliling dapat membantu pemerintah dan menyukseskan vaksinasi nasional. Terutama untuk kelompok lansia berusia 58 tahun ke atas,” katanya.

Sementara itu Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Bojonegoro, Masirin menambahkan, vaksinasi keliling ini salah satu program Pemerintah Kabupaten Bojonegoro. Akan tetapi, dilakukan di masing-masing fasilitas kesehatan di setiap kecamatan.

“Dan mulai vaksinasinya tergantung masing-masing fasilitas kesehatan,” ungkapnya.(jk)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *