SuaraBanyuurip.com – d suko nugroho
Blora – PPSDM Migas bekerjasama dengan Pertamina Hulu Sanga Sanga menyelenggarakan pelatihan Operator Kran Mobil. Pelatihan diikuti oleh pekerja dari PT. Pertamina Hulu Sanga Sanga selama 2 (dua) hari, yakni dimulai hari Senin – Selasa (14-15/6/2021).
Selama dua hari mengikuti pelatihan ini para peserta mendapatkan materi berupa pengetahuan Kesehatan dan Keselamatan Kerja atau K3 Industri Migas, dasar – dasar rigging dan alat bantu angkat beban, pengoperasian dan keselamatan kerja kran, pemeriksaan dan lemeliharaan kran, mekanika teknik dan load chart.
Jamaludin, salah satu pengajar dalam pelatihan tersebut, mengungkapkan tujuan dari pelatihan ini adalah untuk memberikan bekal kepada peserta diklat tentang teori praktis operasi pesawat angkat unit mobil crane dan juru ikat beban termasuk tentang keselamatan kerja di lingkungan industri migas.Â
“Kami berharap setelah mengikuti pelatihan ini, para peserta menjadi operator kran mobil yang mumpuni dan punya daya saing yang tinggi dalam bidang pekerjaannya dan semoga ilmu yang kami sampaikan bisa diserap oleh para peserta,” ujar Jamaludin ketika dihubungi melalui pesan singkat, Selasa (15/06/2021).
Jamaludin menambahkan bahwa pelatihan yang dilakukan selama dua hari ini akan diakhiri dengan sertifikasi Operator Kran Mobil.
Hari Susanto, salah satu peserta pelatihan menyampaikan, banyak ilmu yang didapat dari pelatihan ini. Seperti menghitung SWL (Safe Working Load atau Beban Kerja Aman) adalah beban maksimum yang ditanggung oleh sling pada saat benda diangkat secara tidak langsung karena adanya pengikatan sling pada benda dan pemeriksaan dan pemeliharaan kran.Â
“Ilmu yang disampaikan oleh pengajar sangat bermanfaat bagi kami dan sangat menunjang dalam bidang pekerjaan kami,” tutup Hari dihubungi secara terpisah.(adv/suko)Â