Kak Budi Mendongeng untuk Aksi Sosial

22842

SuaraBanyuurip.com – Joko Kuncoro

Bojonegoro – Mendongeng menjadi pilihan Agung Budiono untuk mengembangkan cerita pada anak. Kak Budi sapaan akrabnya mulai mendongeng semenjak 2010 lalu. Ia bercerita belajar mendongeng menggunakan boneka secara otodidak.

Namun, untuk memperdalam dan belajar mendongeng ia mencari kawan sesama pendongeng. Yakni dengan bergabung di Komunitas Kampung Dongeng Indonesia, kini ada sekitar 200 cabang komunitas tersebar di seluruh Indonesia.

“Dan saya mendirikan dan menjadi Ketua Kampung Dongeng Bojonegoro sejak 2015 sampai sekarang,” ungkapnya.

Kak Budi ternyata memiliki banyak aktivitas dan cukup inspiratif terutama di dunia dongeng. Misalnya ia beranggapan pendongeng bukan dijadikan sebagai profesi untuk mengumpulkan uang. Akan tetapi dengan dongeng Kak Budi banyak melakukan aksi sosial seperti mendongeng di hadapan anak-anak korban bencana di Kota Palu.

“Lulus kuliah, saya berpikir fokus dunia dongeng. Terutama mendongeng sebagai relawan ketika terjadi bencana,” ungkapnya Kak Budi saat bercerita di channel YouTube dariNOL.

Pertama kali berangkat, saat terjadi bencana gempa di Kota Palu, Sulawesi Tengah. Selama seminggu ia menghibur anak-anak korban bencana dengan dongeng agar tidak terjadi trauma.

Baca Juga :   Ini Nama-nama Lulusan Terbaik Fakultas Saintek Unigoro

“Ya jadi harus siap ketika ditugaskan kemana saja. Pertama kali di Kota Palu itu,” ungkap pria asal Desa Mayangkawis, Kecamatan Balen, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur itu.

Untuk cerita yang dibawakan saat mendongeng Kak Budi biasanya membuat cerita atau merubah isi cerita. Misalnya, kata dia, si kancil suka mencuri ketimun lalu dirubah menjadi kancil suka bersodaqoh. Juga bercerita tentang kisah kehidupan tergantung siapa yang dihadapi.

“Saya menggunakan boneka hewan monyet karena jika boneka manusia anak-anak sering takut,” kata Kak Budi.

Kak Budi menambahkan, jika ingin mengundang dan hadir baik di sekolah maupun saat ada kegiatan bisa langsung menghubungi melalui nomor WhatsApp. Juga bisa datang langsung ke rumah.(jk)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *