Hingga Akhir Juni 2021, Terjadi 54 Peristiwa Kebakaran di Bojonegoro

22870

SuaraBanyuurip.com – Arifin Jauhari

Bojonegoro- Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, mencatat selama awal tahun hingga Juni 2021 telah terjadi puluhan insiden kebakaran. Penyebabnya beragam, salah satunya akibat hubungan arus pendek atau korsleting.

Kepala Dinas Damkar Bojonegoro, Achmad Gunawan mengungkapkan, sejak Januari  sampai akhir Juni 2021, telah terjadi sebanyak 54 peristiwa kebakaran di Bumi Angling Dharma, sebutan lain Bojonegoro.

“Kasus kebakaran di Bojonegoro sebagian besar disebabkan karena korsleting listrik dan sebagian karena faktor lain,” ungkapnya kepada SuaraBanyuurip.com, Kamis (01/07/2021).

Gunawan menjelaskan, kebakaran terjadi hampir setiap bulan. Rinciannya Januari terjadi 5 kali kebakaran, Februari 9 kejadian, kemudian Maret terjadi 9 kebakaran. Selanjutnya, kebakaran di April 9 kejadian, Mei 16 kejadian dan Juni 6 kejadian.

“Tingginya angka kebakaran ini, juga disebabkan karena kelalaian. Seperti lupa mematikan tungku masak, kemudian lupa mematikan perapian kandang,” bebernya.

Gunawan mengimbau masyarakat Bojonegoro, untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman kebakaran. Misal, jika warga akan pergi keluar rumah sebaiknya dipastikan dulu apakah kompor sudah dimatikan atau belum.

Baca Juga :   Hubungan Tak Direstui Video Mesum Disebar

“Ini bagian dari kewaspadaan terhadap bahaya kebakaran,” ujarnya.

Selain itu, lanjut Gunawan, jika instalasi listrik di rumah warga sudah lama perlu dilakukan peremajaan atau diganti kabel baru untuk mengantisipasi terjadi arus pendek listrik. Sebab, jika instalasi listrik di rumah warga buruk, maka dapat memicu korsleting listrik yang menyebabkan kebakaran.

“Hal ini terbukti kebakaran yang terjadi di Bojonegoro, selama Januari sampai Juni sebagian besar akibat terjadi arus pendek,” ujarnya.

Guna meminimalisir terjadinya kebakaran di Kabupaten Bojonegoro, petugas pemadam kebakaran lebih giat lagi mengimbau masyarakat selalu waspada.

“Untuk saat ini kita selalu melakukan imbauan kepada masyarakat. Selain itu kita juga menugaskan para petugas pemadam kebakaran untuk selalu melakukan sosialisasi terhadap masyarakat sekitar untuk berikan imbauan,” pungkasnya.(fin)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *