SuaraBanyuurip.com -Â Â Joko Kuncoro
Bojonegoro – Penyemprotan disinfektan di rumah warga terpapar Covid terus dilakukan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro, Jawa Timur. Penyemprotan 70 persen dilakukan di wilayah Kecamatan Bojonegoro karena banyaknya kasus warga terpapar dan meninggal disebakan virus korona.
Kabid Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro Agus Purnomo mengatakan, penyemprotan 70 persen dilakukan di semua desa atau kelurahan di wilayah kecamatan kota. Sebab, banyaknya warga yang terpapar dan meninggal karena virus korona.Â
“Ya, hampir semua desa atau kelurahan di wilayah kecamatan kota disemprot disinfektan,” ungkapnya.
Penyemprotan rumah warga yang terpapar karena permintaan pemerintah desa (pemdes) untuk melakukan penyemprotan disinfektan. Dan penyemprotan dilakukan BPBD dan tim gabungan.
“Dan fokus di wilayah perkotaan. Terutama di rumah warga terpapar virus korona,” ungkapnya.
Sementara itu, update data sebaran Covid-19 Kabupaten Bojonegoro, Selasa (20/7/2021), jumlah komulatif terkonfirmasi positif sebanyak 3.479 orang termasuk kasus baru 72 orang. Jumlah aktif atau dirawat 852 orang (24,49%), sembuh 2.423 orang (69,65%), meninggal dunia 204 orang (5,864%).
“Data itu terhitung mulai 1 Januari 2021,” ujar Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penangan Covid-19 Kabupaten Bojonegoro, Triguno Sudjono Prio.
Mantan Camat Gondang ini mengimbau kepada masyarakat untuk tetap displin menjalankan protokol kesehatan (Prokes) dan mematuhi aturan pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Darurat untuk memutus rantai sebaran Covid-19.
“Agar kasus Covid-19 di Bojonegoro bisa ditekan,” pungkas Triguno.(jk)