Plafon Terminal Bandara Ngloram Ambrol Diterjang Angin

23168

SuaraBanyuurip.com – Ahmad Sampurno

Blora – Plafon terminal Bandara Ngloram di Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah ambrol setelah diterjang hujan deras disertai angin kencang, Sabtu (21/8/2020) sore. Ambrolnya plafon ini terjadi sehari sebelum kedatangan tiga menteri di Bandara Ngloram hari ini, Minggu (22/8/2021).

Dari video berdurasi 33 detik yang beredar di media sosial (Medsos), tampak sejumlah orang panik dan terdengar suara teriakan seorang perempuan. Sesaat kemudian, material plafon ambrol hampir mengenai seorang.

Kepala Unit Penyelenggara Bandar Udara Dewandaru Jepara, Ariadi Widiawan, tidak menampik ambrolnya plafon tersebut. Plafon yang jebol sekira10 meter persegi.

“Informasi BMKG kecepatan angin kemarin mencapai 10 sampai 15 knot,” kata dia kepada suarabanyuurip.com, Minggu (22/8/2021).

Dia menjelaskan angin kencang dan hujan deras menjadi penyebab utama ambrolnya plafon Terminal Bandara Ngloram. Sebelum ambrol, sempat terjadi kebocoran pada bagian atap hinga menetes pada plafon yang berbahan polycarbonat.

“Jika kondisi panas dia memuai, kalau dingin mengkerut,” terang Ariadi.

Menurutnya, kerusakan yang terjadi masih tanggung jawab kontraktor karena masih dalam masa perawatan. Sementara, kontrak pengerjaan selesai pada pertengahan Agustus 2021.

Baca Juga :   MCL Bantu Sembako Korban Banjir

“Ini bukan kesalahan kontruksi, tapi murni karena bencana,” tegasnya. 

Pihaknya mengaku sudah melakukan koordinasi dengan pimpinan terkait ambrolnya plafon terminal Bandara Ngloram.

“Kita akan mengevaluasi teknis dengan direktorat teknik. Mereka akan turun,” jelasnya. 

Ditanya apakah kontraktor pelaksana bakal terkena denda, Ariadi menyatakan denda akan diberikan jika melewati masa pelaksanaan.

“Tentu bila melewati kontrak pekerjaan kena denda,” tandasnya.

Dia menambahkan, terkait video yang viral di masyarakat itu, dia menganggap terlalu berlebihan. 

“Mungkin terlalu lebay,” tambah Ariadi.

Ambrolnya salah satu bagian atap plafon itu terjadi sehari sebelum tiga menteri di Bandara Ngloram hari ini. Ketiga menteri itu adalah Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, dan Menteri BUMN Erick Thohir.

Untuk diketahui pembangunan terminal Bandara Ngloram sendiri baru selesai beberapa hari lalu.(ams)


»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *