SuaraBanyuurip.com – Arifin Jauhari
Bojonegoro – Bangunan di kawasan eks tanah tanggul Jalan MH. Thamrin Bojonegoro, Jawa Timur, telah diratakan. Direncanakan jalan di kawasan ini akan diperlebar dan dibuat ruang terbuka hijau (RTH).
“Rencana ke depan memang jalan akan diperlebar. Nanti akan menjadi jalan alternatif. Sisanya untuk pedestrian (pejalan kaki), dan taman,” kata Kepala Dinas (Kadin) Pekerjaan Umum Sumber Daya Air (PU SDA) Kabupaten Bojonegoro Tedjo Sukmono, kepada SuaraBanyuurip.com, Selasa (24/08/2021).
Sementara, untuk keterlibatan PU SDA terkait avour atau saluran terbuka untuk menampung pembuangan limbah rumah tangga di sekitar kawasan. Nantinya, pengerjaan kawasan eks tanah tanggul akan melibatkan lima satuan kerja perangkat daerah (SKPD).
“SKPD yang terlibat, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas PU Cipta Karya, Dinas PU Bina Marga, dan Dinas Perhubungan,” ujarnya.
Kepala Bidang (Kabid) Operasional dan Pemeliharaan Sumber Daya Air (OP SDA) DPU SDA Kabupaten Bojonegoro, David Yudha Prasetya menerangkan, kawasan eks tanah tanggul Jalan MH. Thamrin ini akan diperlebar sepanjang 1.308 meter.
Pelebaran jalan akan melibatkan tiga kelurahan dan satu desa. Satu desa yang terlibat Desa Kauman. Sementara tiga kelurahan lainnya yaitu Kelurahan Ledok Kulon, Ledok Wetan, dan Kelurahan Klangon.
Dengan lebarnya bervariatif. Mulai dari Gang Mawar, Desa Kauman sampai depan Polres Bojonegoro, Kelurahan Klangon lebarnya 6 meter. Sementara dari Gang Ngalimun, Gang Rukun sampai Jalan Letda Suradji, Kelurahan Ledok Kulon lebarnya kurang lebih 12 meter sampai 15 meter.
“Untuk pengerjaan direncanakan mulai Tahun 2022 mendatang,” sambungnya.(fin)