SuaraBanyuurip.com – Joko Kuncoro
Bojonegoro – Dinas Pendidikan (Disdik) Bojonegoro, Jawa Timur, telah menyelesaikan tahap pertama beasiswa scientist dan beasiswa 1 desa 2 sarjana. Hingga kini, sebanyak 300 pendaftar beasiswa akan difinalisasi untuk ditetapkan dalam SK Bupati Bojonegoro.
“Basiswa scientist atau satu desa dua sarjana dalam setiap tahun terbagi menjadi dua tahap. Di antaranya tahap pertama pada semester ganjil dan di tahap kedua pada semester genap,” kata Lasiran Sekretaris Disdik Bojonegoro.
Dia menambahkan, saat ini Disdik Bojonegoro tengah menyelesaikan tahap pertama dengan total hampir 300 pemohon beasiswa yang tengah dilakukan finalisasi untuk proses ditetapkan SK Bupati Bojonegoro.
“Hari ini rencananya kami akan mulai melakukan transfer ke rekening mahasiswa yang mengajukan, dan secara simbolis besok Jumat, (27/08/2021) akan diserahkan oleh Bupati Bojonegoro secara simbolis di Pendopo Malowopati,” jelasnya.
Sedangkan, ia melanjutkan, untuk tahap kedua beasiswa scientist maupun satu desa dua sarjana telah dimulai. Akan tetapi sifatnya masih menunggu regulasi perubahan Peraturan Bupati/Perbup. Nomor 34. Tahun 2019 tentang beasiswa prestasi pada pendidikan tinggi.
Dalam perubahan yang ketiga akan ada beberapa poin. Diantaranya, jika sebelumnya beasiswa scientist tidak ada untuk Mahasiswa Kedokteran Gigi, maka di dalam usulan perubahan ini akan ada.
“Selanjutnya, untuk beasiswa Satu Desa Dua Sarjana jika dahulu hanya untuk Perguruan Tinggi Negeri maka sekarang diusulkan perubahan ini bisa untuk Perguruan Tinggi Swasta/PTS di Kabupaten Bojonegoro. Dengan ketentuan program studi akreditasi minimal B,” imbuhnya.Â
Dia menambahkan, mahasiswa bisa melakukan pengajuan beasiswa di semester ganjil atau genap bisa mengajukan. Namun, dengan mensyaratkan Indek Prestasi (IP) semester.
“Apabila mengajukan di semester tiga, maka syarat nya Kartu Hasil Studi/KHS dengan IP minimal 2.75 bisa,” jelasnya.(jk)