PPSDM Migas Dorong Sinergi Pengembangan SDM Perguruan Tinggi

23245

SuaraBanyuurip.com – d suko nugroho

Blora – Sebanyak 15.009 orang telah tersertifikasi di LSP PPSDM Migas pada tahun 2020 dengan cakupan topik di hulu, hilir, serta penunjang di kegiatan usaha minyak dan gas bumi (Migas). Cakupan peserta sertifikasi berasal dari seluruh Indonesia tidak hanya dari perusahaan minyak dan gas bumi tetapi juga berasal dari ASN (Aparatur Sipil Negara), masyarakat dan Perguruan Tinggi.

PPSDM Migas pada tahun ini banyak bekerja sama dengan Perguruan Tinggi salah satunya dengan Universitas Diponegoro untuk mendorong sinergi demi pengembangan SDM di lingkup perguruan tinggi yang berkompeten di sektor migas.

Menurut Sulistyono, Koordinator Penyelenggaraan dan Sarana Prasarana Pengembangan SDM PPSDM Migas, menjelaskan ada dua pelatihan yang berjalan di Minggu ini mulai Rabu (1/9/21) kemarin.

“PPSDM Migas sangat berterima kasih karena Universitas Diponegoro telah memercayai PPSDM Migas menyelenggarakan pelatihan dan sertifikasi Teknisi Sistem Utilitas dan Petugas Pengambil Contoh Air dan Air Limbah,” ujarnya.

Pelatihan yang diadakan selama tiga hari ini menurut Sulis goalnya adalah peserta diharapkan berkompeten dalam bidangnya.

Baca Juga :   Rekind dan Recare Macet Bayar Kontraktor Lokal, PEPC : Tolong Segera Diselesaikan

“Untuk Teknisi Sistem Utilitas, peserta nantinya berkompeten dalam mengoperasi dan Pemeliharaan Unit Motor Listrik, Unit HVAC, Lightning & Grounding, Unit Lighting atau Penerangan, Penggunaan Tools (termasuk Measurement, Hand and Inspection) dan Interpretasi Diagram Listrik serta peraturan perundangan dan peralatan Keselamatan kerja terutama di dalam ruang lingkup Teknisi Sistem Utilitas bidang Migas,” jelasnya.

Sedangkan untuk Petugas Pengambil Contoh Air dan Air Limbah, kami Memberikan pelatihan/penyegaran kepada peserta diklat tentang teori praktis tentang cara cara pengambilan contoh air/air limbah di lingkungan industri migas.

Puspitasari, Manager BPSDM Universitas Diponegoro Semarang, mengatakan bahwa kerja sama ini dalam rangka pengembangan sumber daya manusia di Universitas Diponegoro, melalui penyelenggaraan kegiatan Pelatihan dan Sertifikasi Pengawas Laboratorium dengan beberapa topik Teknisi Sistem Utilitas dan Petugas Pengambil Contoh Air dan Air Limbah selama tiga hari kedepan.

“Tujuan Perjanjian Kerja Sama ini adalah untuk meningkatkan penyelenggaraan pengembangan sumber daya manusia di Universitas Diponegoro khususnya untuk pengawas laboratorium,” tutupnya.(adv/suko) 


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *