Hasil Musdes Putuskan Pemekaran Menjadi Desa Sukorejo dan Desa Jambean

23343

SuaraBanyuurip.com – Arifin Jauhari

Bojonegoro -  Musyawarah Desa (Musdes) Sukorejo, Kecamatan Kota, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, yang digelar di balai desa setempat, Selasa (14/09/2021) malam kemarin, berkaitan dengan pemekaran desa menghasilkan kesepakatan bersama. Kesepakatan yang diperolah, yaitu diputuskan untuk wilayah sebelah Timur dinamai Desa Jambean dan sebelah Barat tetap menjadi Desa Sukorejo.

Hadir dalam Musdes, Forkopimca Kota, Babinsa, Babinkamtibmas, Tokoh Agama, Tokoh Pemuda dan Anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Sukorejo serta Ketua Rukun Warga (RW).

Kepala Desa (Kades) Sukorejo, H. Budi Suprayitno mengatakan, Musdes tentang pemekaran desa tersebut menghasilkan kesepakatan yang mana Desa Sukorejo sebelah Timur dinamai Desa Jambean. Sementara sebelah Barat tetap bernama Desa Sukorejo.

“Sesuai Musdes, Desa Sukorejo dimekarkan menjadi Desa Sukorejo dan Desa Jambean,” katanya kepada SuaraBanyuurip.com, Rabu (15/09/2021).

Tujuan dari pemekaran itu, lanjut Haji Yik, sapaan akrabnya, yaitu untuk pemerataan pembangunan, peningkatan perekonomian masyarakat dan munculnya pusat-pusat bisnis masyarakat.

Langkah berikutnya, kata Haji Yik, yang dinilai sangat diperlukan adalah pendataan masyarakat. Pendataan itu melibatkan pengurus RT (Rukun Tetangga) masing-masing mengenai batas wilayah antara Desa Sukorejo dan Desa Jambean. Desa Jambean kedepannya akan menjadi desa dengan pusat perekonomian.

Baca Juga :   Panen Raya di Tuban, Prabowo Apresiasi Peran Polri Wujudkan Ketahanan Pangan

“Hal ini dikarenakan pusat perekonomian banyak yang berdiri di wilayah Jambean,” terangnya.

Kades tiga periode ini menambahkan, bahwa secara positif desa yang dimekarkan akan lebih cepat berkembang. Karena adanya penambahan dan pembenahan beberapa fasilitas penunjang. Seperti gedung sekolah, pasar dan kebutuhan masyarakat lainnya.

Pembangunan sarana prasana dan fasilitas umum dapat membuka banyak lowongan pekerjaan, sehingga dapat meningkatkan perekonomian masyarakat.

“Hal demikian menyebabkan percepatan dan pemerataan hasil-hasil pembangunan dapat segera dirasakan oleh masyarakat,” pungkasnya.(fin)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *