SuaraBanyuurip.com -Â Â Joko Kuncoro
Bojonegoro – Sebanyak 3.698 tenaga kesehatan (nakes) di Bojonegoro, Jawa Timur telah disuntik vaksin booster atau vaksin ketiga yakni jenis Moderna. Jumlah itu, belum memenuhi dari target sebanyak 5.207 nakes. Sebab, sebagian nakes di Bojonegoro masih menjalankan tugas sebagai vaksinator masyarakat.
“Sampai saat ini sudah 3.698 nakes di Bojonegoro telah vaksin Moderna,” kata Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Bojonegoro Triguno Sudjono Prio.
Dia mengatakan, vaksin booster ini untuk meningkatkan kekebalan tubuh para nakes dan vaksin Moderna ini sesuai anjuran pemerintah. Â Sebab, nakes berhadapan langsung dengan masyarakat atau sebagai vaksinator.
Penyuntikan vaksin booster ini belum memenuhi target yang telah ditentukan karena sebagian nakes di Bojonegoro masih menjalankan tugas sebagai vaksinator masyarakat. Namun, vaksinasi dosis ketiga ini sudah mencapai 71 persen nakes yang disuntik vaksin.
“Belum semua divaksin karena nakes juga masih bertugas sebagai vaksinator masyarakat jadi dibagi,” katanya, Rabu (15/9/2021).
Sementara itu, Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan (Dinkes) Bojonegoro Wheny Dyah Prajanti menjelaskan, efek samping semua vaksin sama. Namun prevalensi atau munculnya gejala berbeda.
“Misalnya Moderna dan AZ lebih banyak masyarakat yang merasakan efek pembentukan antibodinya dibanding sinovac dan sinopharm,” jelasnya.
Dia menambahkan, efek sampingnya seperti pusing, panas, dan nyeri di tempat suntikan. Akan tetapi efek samping seperti itu wajar dan aman karena merupakan respon tubuh membentuk tentara atau antibodi.(jk)