SuaraBanyuurip.com – Ahmad Sampurno
Bojonegoro – Pertamina EP Cepu Field terus berupaya menyelesaikan dampak kebocoran pipa yang terjadi di wilayah Desa Tambakromo, Kecamatan Malo, Kabupaten Bojonegoro, Minggu (19/9/2021).
Sesaat setelah terindikasi adanya pipa bocor, dilakukan penghentian pemompaan dan penutupan block valve di dekat lokasi kejadian, sehingga aliran fluida seketika dapat dihentikan.
Untuk mengamankan area kejadian, Tim Pertamina EP Cepu Field melakukan pemasangan safety line dan penyekatan sungai.
Menurut Pertamina EP Cepu Field Manager, Agung Wibowo, upaya tersebut guna membuat minyak-minyak yang berada di area sungai dapat dikendalikan.
“Dengan tindak lanjut ini, harapannya dapat meminimalkan fluida mengalir ke sungai,†kata Agung, kepada SuaraBanyuurip.com, Minggu (19/09/2021) petang.
Untuk Langkah selanjutnya dari tim penanganan Pertamina EP, terus berkoordinasi dengan Pemerintah setempat dan melakukan upaya untuk memperbaiki kebocoran Trunkline SPU Kawengan ke MOS Menggung di Desa Tambakromo, Kecamatan Malo.
“Setelah blokade sungai dilakukan, kemudian dilakukan penyedotan fluida menggunakan vacuum truck, setelah itu dilakukan pemasangan klem dititik bocor hingga dipastikan tidak ada kebocoran lagi,” ucapnya.
Gerak cepat tim Pertamina EP Cepu Field terhadap insiden ini telah dilakukan sesuai dengan prosedur penanganan yang memastikan aspek keselamatan manusia dan lingkungan. Perbaikan masih terus dilakukan, namun telah dipastikan situasi aman dan terkendali.(Ams)