SuaraBanyuurip.com -Â Ahmad Sampurno
Blora – Suara mirip dentuman meriam menghebohkan warga Desa Gabusan, Kecamatan Jati, Kabupaten Blora Jawa Tengah, Selasa (28/9/2021). Suara tersebut berasal dari lentusan rawa Kesongo.Â
 Letusan besar yang suaranya mirip dengan suara dentuman meriam tersebut sering dinamakan masyarakat setempat dengan istilah Kurdo. Â
“Terjadi letusan atau kurdo kesongo tadi jam 7.10 WIB.posisi letusan di tengah atau keraton tengah. Durasinya kurang lebih 5 menit,” ucap Suranto, Perangkat Desa Gabusan. Â
 Dia menjelaskan, peristiwa tersebut terjadi secara spontan dan letusannya mencapai ketinggian 10 meter dari permukaan tanah.Â
“Ledakannya cuma 10 meter pertama, terus kebawah-kebawah gitu. Materialnya menyembur kurang lebih mencapai 500 meteran,” jelas Suranto. Â
Menurutnya, tidak ada kerugian material pada letusan kali ini. Bagi warga setempat peristiwa ini sudah menjadi pemandangan biasa yang sering terjadi. Â Â
“Letusan ini kan ada di pusat, binatangpun untuk menjangkau ke situ tidak mungkin, kalau orang sampai tengah juga jarang. Karena material tanah agak curam dan terjal,” lanjutnya. Â
Suranto menerangkan letusan kali ini berada pada pusat lingkaran letusan yang dalam masyarakat setempat sering disebut sebagai Keraton Kesongo. Â
“Kalau letusanya sekarang di lingkaran keratonnya, kalau kemarin kan pas di padang rumput dekat rawa, pas area penggembalaan. 200-300 meter dari lingkaran keraton. Waktu itu pas gembala pada makan,” terangnya. Â
Batas persawahan dengan keraton itu, kata dia, hanya satu kilo meter (Km).Â
“Di video ada 2 Km dari Keraton Kesongo,” ujarnya. Â
Dalam video beedurasi 27 detik, terlihat letusan kawah Kesongo menyembur ke atas diringi teriakan histeris warga.Â
“Ya Allah Gusti, kok koyo ngono kae hlo, Ya Allah,” teriak warga dalam video tersebut.Â
Peristiwa meletusnya rawa Kesongo sudah sering terjadi. Terakhir kali pada Kamis (27/8/2020). Akibat peristiwa itu dua warga keracunan dan 17 ekor kerbau terkubur lumpur.(ams)Â