SuaraBanyuurip.com – Arifin Jauhari
Tuban – Operator Lapangan Minyak dan Gas Bumi (Migas) Banyu Urip, Blok Cepu, ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) bersama LPM Indonesia sebagai pendamping Program Aksi Kemitraan untuk Pemberdayaan Masyarakat (Patra Daya) melaksanakan kegiatan musyawarah pelaksanaan program, di Desa Simo, Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, Selasa (05/10/2021).
Hadir dalam kegiatan musyawarah pelaksanaan program Patra Daya, Penjabat (PJ) Kepala Desa Simo Amiek Fadholi, PIC EMCL Rifqi Romadhon, Manajer Program sekaligus Direktur LPM Indonesia Nanang Andrian dan seluruh Timlak (Tim Pelaksana).
Dalam sambutannya, PJ Kepala Desa Simo Amiek Fadholi, mengucapkan terima kasih kepada EMCL dan SKK Migas (Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas bumi) yang sudah kembali melaksanakan program Patra Daya di Desa Simo selama dua tahun berturut-turut.
“Program Patra Daya di Tahun 2021, setelah dimusyawarahkan dengan seluruh perangkat desa maupun tokoh masyarakat dan Timlak akan difokuskan pada TPT (Tembok Penahan Tanah) Lapangan Voly,” katanya.
Sementara Direktur Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Indonesia, Nanang Andrian menjelaskan, bahwa musyawarah pelaksanaan program Patra Daya ini merupakan rangkaian kegiatan awal dimulainya Program Patra Daya yang ada di Desa Simo.
Nanang menambahkan, Program Patra Daya di Tahun 2021 ini akan di kerjakan selama dua bulan. Sehingga pada Bulan Desember nantinya pelaksanaan program diharapkan selesai.
“Target pada Bulan Desember sudah bisa kita serahkan kepada Pemerintah Desa Simo,” tandasnya.
Senada dengan Nanang Andrian, perwakilan EMCL Rifqi Romadhon, mendorong agar Timlak yang sudah di bentuk untuk segera melaksanakan pengerjaan program yang di dampingi Mitra LPM Indonesia. Sehingga pelaksanaan program bisa berjalan dengan baik dan tepat pada waktunya.
“Kita harapkan dalam pelaksanaan program juga bisa melibatkan masyarakat sekitar. Supaya bisa menambah pendapatan masyarakat ditengah situasi Pandemi Covid-19,” harapnya.(fin)