Desa Ngunut dan Dander Jadi Sasaran Program Penataan Sumber Air dari EMCL

23613

SuaraBanyuurip.com – d suko nugroho

Bojonegoro – Operator Lapangan Minyak Banyu Urip, Blok Cepu, ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) dan mitranya, Ademos akan melaksanakan program penataan sumber air di Desa Ngunut dan Dander, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur. Dalam program ini, akan dilakukan pengeboran sumur untuk mengetahui kualitas dan kuatintas airnya sebelum dialirkan ke rumah warga.

Sebagai persiapan sebelum program dilaksanakan telah digelar Focus Group Discussion (FGD) di dua desa, Rabu (20/10/2021). Di Desa Ngunut, FGD dilaksanakan di rumah Ketua RT 16. Sementara di Dander di rumah Kepala Desa.

FGD dihadiri Kepala Desa, Ketua BPD, Ketua RW/RW, Tokoh masyarakat dan tim pelaksana (Timlak) pembangunan sarana penataan sumber air.

Kepala Desa Ngunut, Suwarno menyampaikan FGD bertujuan mempertajam diskusi dan kajian guna meningkatkan ketepatan dan keberhasilan upaya penataan sumber air yang akan dilakukan.

“Untuk menyukseskan kegiatan ini perlu kegiatan rembuk warga, agar semua warga mendapatkan kesepahaman yang sama, dan tidak ada pihak yang dirugikan ketika fasilitas air ini berjalan,” ujar Suwarno.

Baca Juga :   Pembangunan Puskesmas Gayam Jalan Terus

Ia menjelaskan, sebelumnya timlak dan warga sudah melakukan musyawarah untuk kegiatan pengeboran sumur yang akan dilaksanakan pada Minggu (24/10/2021) besok.

“Harapannya sumur yang akan kita bor mempunyai kualitas dan kuantitas air yang layak,” pungkasnya.

Senada disampaikan Kepala Desa Dander Juprianto. Ia berharap setelah kegiatan FGD ini, Timlak dapat segera memulai pekerjaan untuk melakukan pengeboran di titik sumber air yang sudah ditetapkan.

Dari dua titik yang direkomendasikan untuk dibor, Jupri berharap dapat ditemukan satu titik sumber air yang memiliki kualitas dan kuantitas debit air yang baik.

“Sehingga bisa memenuhi kebutuhan air bersih warga Desa Dander,” harapnya.

Sementara itu, warga Desa Dander, Ramelan mengaku bersedia berpartisipasi dalam mensukseskan program penataan sumber air.

“Dari masyarakat dapat melakukan gotong royong penggalian tanah untuk jalur pipa dari sumber air ke sambungan rumah atau SR,” sambungnya.

Menurut dia, anggaran yang ada dapat dioptimalisasi untuk pengadaan pipa distribusi air.

“Sehingga semakin banyak SR yang dapat dijangkau melalui program ini,” harap Ramelan.

Baca Juga :   PEPC Fogging di Kelurahan Banjarjo

Koordinator program Putut Prabowo, menambahkan bahwa penataan sumber air di ini merupakan program pengembangan masyarakat (PPM) EMCL untuk membantu warga di dua desa memperoleh air bersih.

“Kami berharap terciptanya kerja yang baik antar Timlak, warga dan para pihak terkait   sehingga program ini selesai tepat waktu dan segera dapat dinikmati manfaatnya oleh masyarakat,” pungkasnya.(suko)


»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *