SuaraBanyuurip.com – Joko Kuncoro
Bojonegoro – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bojonegoro lngsung menerjunkan tim ke lapangan untuk melakukan pencarian korban perahu terbalik di Kecamatan Kanor. BPBD terjun bersama tim penyelamat lainnya, seperti Damkar, dari Kodim dan Polres serta tim penyelamat lain.
Perahu penyeberangan sungai Bengawan Solo ini saat kejadian membawa 23 penumpang. Lokasi kejadian berada tepat di sebelah proyek pembangunan jembatan di Kanor – Rengel.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bojonegoro Ardhian Orianto menuturukan bahwa insiden kecelakaan air perahu terbalik di Desa Semambung Kecamatan Kanor itu terjadi pukul 09.00 WIB.
“Kami menerjunkan tim penyelamat dari BPBD beserta tim gabungan dari Damkar, Kodim, Brimob dan relawan untuk mencari penumpang lain yang hanyut,†ucapnya.
Data sementara menyebutkan 5 korban selamat berhasil dievakuasi. Sementara penumpang lain dalam proses pencarian.
Dari video berdurasi 6 detik yang diperoleh suarabanyuurip.com, terlihat sejumlah korban perahu terbalik hanyut di Sungai Bengawan Solo. Sejumlah warga yang menyaksikan terdengar meneriaki korban agar mengikuti arus air.
“Ngerut wae lik,” teriak warga.Â
Korban terlihat berenang mengikuti arus air di antara tanaman enceng gondok yang terbawa air Suangai Bengawan Solo.(jk)