SuaraBanyuurip.com – Joko Kuncoro
Bojonegoro – Perahu penyeberangan yang membawa 23 orang penumpang di Sungai Bengawan Solo di Desa Semambung, Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur terbalik, Rabu (3/11/2021). Sebanyak lima penumpang berhasil dievakuasi, salah satunya balita.
“Saat ini masih proses pencarian baik dari warga Tim SAR, BPBD, hingga dari Polsek,” kata Wahyu Kristiawan salah satu warga Desa Semambung.
Dia mengatakan, kronologi kejadian perahu penyeberangan yang terbalik ini belum diketahui pasti karena saat ini masih proses pencarian.
Untuk penumpang yang berhasil dievakuasi sementara ada lima orang salah satunya balita berusia sekitar 3 tahun. Dia menjelaskan, balita ini diselamatkan salah satu warga yang berenang ke tengah Sungai Bengawan Solo.
“Sementara yang berhasil dievakuasi lima orang salah satunya balita dan semua selamat. Juga orang tua yang saat ini langsung dibawa ke puskesmas terdekat,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ardhian Orianto belum memberi keterangan bagaimana perahu penyeberangan di Desa Semambung, Kecamatan Kanor bisa terbalik.
“Diperkirakan ada 23 orang penumpang. Saat ini Tim SAR, BPBD masih melakukan pencarian korban yang belum ditemukan,” jelasnya.(jk)