PPSDM Migas dan Ditjen Migas KESDM Adakan Pelatihan Investigasi Kecelakaan Operasi Migas

23763

SuaraBanyuurip.com – d suko nugroho

Blora – Industri Migas mengandung berbagai risiko dan potensi bahaya yang sangat besar seperti kecelakaan, kebakaran, ledakan, penyakit akibat kerja dan pencemaran. Keselamatan Migas yang terabaikan dapat mengakibatkan kerugian bernilai ekonomi yang besar.

Selain itu, multiplier effect yang ditimbulkannnya dapat berakibat buruk dari aspek sosial, lingkungan dan lainnya. Agar kecelakaan di industri migas tidak terulang kembali, salah satu cara yang dapat dilakukan adalah dengan melakukan investigasi kecelakaan migas secara optimal. Hal tersebut tentunya berhubungan dengan pemilihan metode investigasi yang tepat sehingga hasil investigasi dan rekomendasi yang diberikan tepat sasaran.

Oleh karena itu PPSDM Migas bekerja sama dengan Direktorat Jenderal Migas KESDM untuk menyelenggarakan pelatihan Investigasi Kecelakaan di Kegiatan Operasi Minyak dan Gas Bumi selama tiga hari, Rabu – Jumat (10 – 12/11/2021).

Syafril Ramadhon, pimpinan pelatihan menyampaikan tujuan dari pelatihan adalah meningkatkan kompetensi PPNS (Penyidik Pegawai Negeri Sipil) dan CPNNS (Calon Penyidik Pegawai Negeri Sipil) di lingkungan Ditjen Migas. Juga memberikan pemahaman terkait tugas dan fungsi PPNS Migas serta perannya dimasa yang akan datang.

Baca Juga :   Tiga Kilang Mini Akan Dibangun di Bojonegoro

“Kegiatan ini diharapkan memberikan manfaat tidak hanya untuk meningkatkan kompetensi PPNS dan Calon PPNS di sub-sektor migas dalam konteks investigasi migas, tetapi juga memberikan pemahaman terkait tugas dan fungsi PPNS Migas serta perannya dimasa yang akan datang,” tutur Syafril ketika di hubungi melalui pesan singkat, Rabu (10/11/2021).

Syafril menambahkan setelah mengikuti pelatihan peserta juga akan mengikuti ujian sertifikasi Investigasi Kecelakaan di Kegiatan Operasi Minyak dan Gas Bumi.

Salah satu peserta pelatihan, Mochammad Ilham Syah mengungkapkan materi yang diberikan oleh pengajar sangat bermanfaat baginya.

“Selama mengikuti pelatihan banyak sekali ilmu yang saya dapatkan, contohnya adalah  tentang investigasi kecelakaan di kegiatan migas. Sharing ilmunya sangat bermanfaat karena bisa mengetahui bahwa disiplin ilmu keteknikan yang dimiliki, berguna dalam proses investigasi,” tutup Ilham.(Adv/suko)


»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *