PPSDM Migas Buka Kembali Pelatihan K3 Secara Offline

23809

SuaraBanyuurip.com – d suko nugroho

Blora – Penerapan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) di industri Migas berkaitan erat dengan kegiatan operasional yang berisiko tinggi terhadap timbulnya insiden, karena proses dan produk Migas yang berbahaya bagi pekerja dan kemudahannya untuk terbakar/meledak.

Ciri operasional berisiko tinggi terhadap aspek K3 tersebut menuntut pebisnis Migas untuk menerapkan pengelolaan (manajemen) K3 berdasarkan pendekatan “proses” yang disebut manajemen keselamatan proses atau Process Safety Management.

Oleh karena itu Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Minyak dan Gas Bumi (PPSDM Migas) menyelenggarakan pelatihan Operator Keselamatan dan Kesehatan Kerja, selama tiga hari, Senin-Rabu (15-17/11/2021). Pelatihan diikuti oleh pegawai perusahaan yang bergerak di bidang migas.

Selama mengikuti pelatihan tersebut, peserta mendapatkan materi berupa Dasar K3, Chemistry of Fire and Fire Fighting Technique, Peraturan K3, Instrument Safety, Hose Connection, Alat Pelingdung Diri (APD), Self-Contained Breathing Apparatus (SCBA), dan Hand Fire Extinguisher.

Wahyudi Trisnanto, salah satu pengajar sekaligus pimpinan pelatihan menjelaskan bahwa tujuan dari pelatihan adalah memberi bekal pengetahuan kepada peserta dengan teori dan praktik tentang Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).

Baca Juga :   Pertamina Beri Bantuan Kebutuhan Pokok Korban Gempa di Sumbar

“Setelah mengikuti pelatihan tersebut, kami berharap para peserta dapat mengaplikasikan ilmu yang sudah kami berikan serta peserta mampu memahami Peraturan dan Perundang – undangan K3 yang berlaku, dasar – dasar K3, jenis alat pelindung diri dan cara – cara penggunaannya serta mampu melakukan identifikasi bahaya dalam usaha mencegah kecelakaan akibat kerja,” tutur Wahyudi ketika dihubungi melalui pesan singkat, Senin (15/11/2021).

Wahyudi menambahkan, setelah mengikuti pelatihan tersebut peserta juga mengikuti ujian sertifikasi Operator Keselamatan dan Kesehatan Kerja.

Senada diungkapkan oleh Muhammad Farhansyah, salah satu peserta pelatihan. Ia mengaku materi yang disampaikan oleh pengajar sangat menunjang sekali.

“Selama mengikuti pelatihan ini, saya merasa puas sekali dengan materi yang disampaikan oleh pengajar, serta menambah pengalaman untuk saya terapkan dalam bidang pekerjaan saya dilapangan,” tutup Farhan.(adv/suko)


»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *