Selama Kemarau, 297 Tangki Air Bersih Didistribusikan ke Desa Kekeringan

21176

SuaraBanyuurip.com -  Joko Kuncoro

Bojonegoro – Selama musim kemarau, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro, Jawa Timur telah menyalurkan 297 tangki air bersih ke daerah kekeringan. Kini memasuki musim hujan, distribusi air bersih sudah dihentikan.

“Permintaan dropping air bersih dari desa rawan kekeringan terakhir pada 23 Oktober lalu. Dan kini sudah tidak ada pengajuan karena telah memasuki musim hujan,” kata Agus Purnomo Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Bojonegoro.

Permintaan air bersih meningkat semenjak desa mengajukan dropping pada awal September lalu. Namun, kini permintaan dropping air bersih telah berhenti.

Menurut dia, per 23 Oktober kemarin desa yang mengajukan permintaan air bersih sebanyak 17 desa di 8 kecamatan yakni Kecamatan Tambakrejo, Purwosari, Dander, Ngasem, Sumberejo, Ngraho, Sekar, dan Kasiman. Yakni sebanyak 297 tangki air bersih telah disalurkan.

“Kegiatan distribusi air telah berhenti karena memasuki musim hujan.,” katanya, Selasa (19/11/2021)

Dia mengatakan, dari 662 tangki air bersih untuk antisipasi kekeringan yang telah disediakan tersisa 365 tangki.

Baca Juga :   PMK Makin Mengancam, Peternak di Bojonegoro Proaktif Periksakan Sapi

“Yakni per tangkinya 4.000 liter air disediakan jika ada desa mengajukan dropping air bersih,” tambahnya.(jk)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *