Pertamina EP Field Cepu Kembangkan Pertanian Organik, Makin Diminati Warga

23882

SuaraBanyuurip.com -  Ahmad Sampurno

Blora – Pertanian organik di Desa Bajo, Kecamatan Kedungtuban, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, terus berkembang. Sistem pertanian ramah lingkungan dari program Corporate Social and Responsibilty (CSR) Pertamina EP Field Cepu Zona 11 ini semakin diminati petani setempat.

Terbukti, pegiat pertanian tertarik untuk ikut terlibat dalam pertanian organik. Sekarang mereka mulai aktif mengikuti program dari Pertamina EP tersebut.

“Ada tambahan sekira 6 orang palaku pertanian organik yang baru,” kata Ketua Kelompok Tani Bina Alam Sri Desa Bajo, Rakib kepada suarabanyuurip.com, Minggu (28/11/2021).

Sebelumnya, menurut dia, ada 36 orang yang menerapkan sistem pertanian organik di dalam kelompoknya.

“Total sekarang ini yang masih dalam pendampingan, terdapat 46 orang,” jelasnya.

Ada dua jenis program pelatihan yang diberikan oleh Pertamina EP. Yakni pemanfaatan lahan untuk tanaman obat herbal organik dan pertanian organik.

“Mereka pelaku tanaman herbal organik, belum tentu pelaku pertanian organik. Tapi mereka sebagai pelaku peranian organik, sudah pasti juga pelaku obat herbal,” tandasnya.

Baca Juga :   Jelang Nataru Stok Bapok Aman, Mendag: Perkuat Sinergi Pemerintah Pusat dan Daerah

Saat disinggung, berapa luasan lahan pertanian organik sekarang ini, dia  belum bisa memberi penjelasan.

“Nanti saya coba lihat lagi,” ujarnya melalui sambungan ponsel.

Lebih lanjut dia menyampaikan, sebagian orang dari kelompoknya,  sekarang ini sudah mandiri.

“Artinya, sudah tidak dalam pendampingan. Mereka sudah berjalan sendiri,” katanya.

Untuk diketahui, program pertanian organik tersebut bergulir sejak tahun 2018 lalu. Dan searang ini, masih tetap berjalan.

“Dalam waktu dekat, kami akan melakukan monitoring bersama SKK Migas. Untuk mengetahui perkembangan program yang saat ini berjalan,” ujar Relation Zona 11 Faisal Afif Pratama, pada suatu kesempatan.(ams)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *