SuaraBanyuurip.com -Â Joko Kuncoro
Bojonegoro – ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) telah selesai merevitalisasi Pasar Tradisional Gayam, Bojonegoro, Jawa Timur. Revitalisasi untuk meningkatkan perekonomian masyarakat lokal. Kini sebanyak 205 kios dan lapak pedagang pasar telah dibangun sejak 2020 lalu.
Community Relations P&GA EMCL Rifqi Romadhon mengatakan, revitalisasi pasar tradisional Gayam menjadi program andalan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat. Tentu, program ini sudah sesuai kebutuhan masyarakat dan pemerintah desa terutama di wilayah operasi migas.
“Juga, mengedepankan kolaborasi dan partisipatif masyarakat karena kami mengacu pada tiga pilar. Meliputi pendidikan, kesehatan dan pengembangan ekonomi sesuai kebutuhan masyarakat,” katanya dalam acara The 2nd International Convention on Indonesian Upstream Oil and Gas 2021 (IOG) secara daring, Senin (29/11/2021).
Dia mengatakan, revitalisasi pasar sangat dibutuhkan. Karena, waktu itu kondisi pasar sangat memprihatinkan baik dari fasilitas maupun penataan para pedagang.
Maka, ia melanjutkan, kondisi itu memunculkan beberapa permasalahan dari hasil identifikasi di antaranya bangunan tidak layak, tata letak tidak teratur, pengelolaan tidak baik, dan menyebabkan kemacetan.
“Karena itu, kami merevitalisasi total dengan tujuan pelaksanaan program merevitalisasi bangunan tak layak meningkatkan akses ekonomi masyarakat serta pengelolaan,” jelasnya.
Dia menambahkan, untuk meningkatkan perekonomian masyarakat pembangunan pasar juga berkolaborasi antara EMCL dan Pemdes Gayam. Yakni total keseluruhan kios dan lapak yang telah dibangun sebanyak 205.
“Dengan adanya revitalisasi pasar ini diharapkan bisa bermanfaat dan meningkatkan perekonomian masyarakat khususnya,” katanya.(jk)