SuaraBanyuurip.com – Joko Kuncoro
Bojonegoro – Pembangunan gedung Perpustakaan Desa (Perpusdes) Begadon, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur telah mencapai 100 persen. Gedung ini merupakan program pengembangan masyarakat (PPM) tahun 2021 yang dilaksanakan operator lapangan minyak Banyu Urip, Blok Cepu, ExxonMobil Cepu Limited (EMCL). Diharapkan dengan gedung baru Perpusdes ini dapat meningkatkan pelayanan dan sumber daya manusia (SDM).
Kepala Perpusdes Lentera Desa Begadon Rofiah Nur Aidah mengatakan, pembangunan gedung Perpusdes Begadon ini merupakan reward luar biasa dari EMCL. Sebab, pembangunan perpusdes ini memang sangat diperlukan untuk menunjang fasilitas baca.
“Ya, karena pembangunan perpusdes ini memang sangat kami perlukan,” katanya, Kamis (2/12/2021) kemarin.
Dia mengatakan, sebelumnya perpusdes ini satu lokasi dengan TK Persada. Kini, untuk lokasi baru berada di halaman SDN Begadon. Karena peminatnya kebanyakan dari anak-anak usia sekolah juga ibu-ibu dan masyarakat sekitar.
“Untuk pengunjung sendiri sekitar 20 hingga 25 orang per hari. Jumlah itu sebelum pandemi Covid-19,” katanya.
Sementara, untuk jumlah buku di Perpusdes Lentera Desa Begadon memiliki sekitar 2.500 buku terklasifikasi dalam jenis buku referensi fiksi dan non fiksi. Selain itu, untuk kedepan perpusdes di Desa Begadon ini bisa memberrikan pelayanan dan kemanfaatan terhadap masyarakat luas.
“Namun, fasilitas yang dibutuhkan seperti multimedia untuk menunjang perpusdes masih belum ada. Tapi harapannya semakin bisa memberikan pelayanan yang lebih nyaman untuk para pembaca,” jelasnya.
Sementara itu, menurut Kepala Desa Begadon melalui Sekretaris Desa Priyono, pembangunan gedung perpusdes merupakan hasil kesepakatan dalam musyawarah desa (Musdes). Sementara ini yang dibangun baru gedungnya saja. Kedepan, akan dikembangkan menjadi caffe di samping perpusdes agar manfaatnya bisa dirasakan masyarakat umum.
“Untuk jumlah tenaga kerja di antaranya tim pelaksananya lima orang, dan juga lima orang kuli dan tukang. Dan sampai saat ini sudah mencapai 100 persen tinggal pembersihan sampah bekas pembangunan,” jelasnya.
Perangkat desa yang juga Ketua Tim Pelaksana (Timlak) Pembangunan itu menuturkan, pembangunan perpusdes sesuai target yang dijadwalkan EMCL maupun pendamping program, Lembaga Informasi dan Komunikasi Masyarakat Banyu Urip Bangkit (LIMA 2B).Â
“Sebelumnya Perpusdes Begadon mendapatkan juara harapan 3 mewakili Bojonegoro dalam perlombaan tingkat Provinsi Jawa Timur. Sehingga kita merasa diapresiasi karena telah diperhatikan oleh ExxonMobil dengan diberikan CSR berupa gedung yang sangat layak,” tambahnya.
Perwakilan EMCL, Ali Mahmud menyampaikan pembangunan gedung Perpusdes Begadon ini merupakan salah satu program pengembangan masyarakat bidang pendidikan yang dilaksanakan di wilayah operasi.
“Ini bentuk kontribusi EMCL dalam meningkatkan SDM masyarakat,” tegas Ali saat sosialisasi program.
Selain gedung Perpusdes Begadon, EMCL juga menggulirkan program Aksi Kemitraan Untuk Pemberdayaan Masyarakat (Patra Daya) berupa infrastruktur di empat desa di Kecamatan Gayam. Yakni pengembangan wisata Embung Bonorejo, saluran air di Desa Katur, pavingisasi pelataran makam Desa Beged, pengembangan wisata Puthuk Kreweng Desa Mojodelik.Â
Menurut Ali, program pengembangan masyarakat yang dilaksanakan ini telah mendapat persetujuan dari SKK Migas. Ada tiga pilar program pengembangan masyarakat yang dilaksanakan EMCL di wilayah operasinya yakni bidang kesehatan, pendidikan, dan ekonomi. Â
“Patra Daya pembangunan infrastruktur yang dilaksanakan ini merupakan salah satu kontribusi EMCL untuk menumbuhkan perekonomian masyarakat,” pungkas Ali.(jk)