SuaraBanyuurip.com – Arifin Jauhari
Bojonegoro – Arus Lalu Lintas (Lalin) warga Desa Sumbertlaseh, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, menuju Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) Dander sejak Jumat (03/12/2021) kemarin hingga kini lumpuh. Musababnya jembatan yang ada ambrol saat terlintasi dump truk pengangkut tanah urug atau pedel untuk proyek pemasangan pracetak jenis U (U ditch) saluran air (drainase) desa setempat.
“Arus lalulintas menuju SMKN Dander macet jembatannya ambrol saat dilintasi dump truk muatan pedel untuk pembangunan saluran drainase yang saat ini tengah dikerjakan,” tutur Muhammad Arif, salah satu warga Desa Sumbertlaseh.
Diterangkan, dump truk melewati jembatan tersebut karena jalan desa tidak bisa dilewati ada pembongkaran paving. Sehingga membuat dump truk mengambil jalan alternatif melalui SMK Negeri (SMKN) Dander tembus jembatan yang ambrol.
“Saat melintasi jembatan, tiba-tiba jembatan itu ambrol dan dump truck juga ikut terperosok ke sungai,” terangnya.
Terpisah, Kepala Desa (Kades) Sumbertlaseh, Nurali membenarkan kejadian tersebut. Dia mengaku, langsung merespon kejadian tersebut dengan membuat laporan kepada dinas terkait agar mendapatkan tindak lanjut.
Ditambahkan, jembatan yang dibangun pada kisaran tahun 1990 atau berumur sekira 30 tahun itu ditengarai tidak mampu menahan beban dump truck bermuatan pedel. Hingga akhirnya ambrol sekitar pukul 13.30 WIB. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun ditaksir ada sejumlah kerugian materi.
Akibat jembatan menuju SMKN Dander tersebut tidak bisa dilewati baik roda dua maupun roda empat. Sehingga warga yang ingin melintasi harus mencari jalur alternatif lainnya.
“Kasihan para siswa dan guru, Mas. Karena jembatan yang ambrol tersebut akses menuju SMKN Dander. Semoga segera ada tindakan dari dinas terkait,” katanya kepada SuaraBanyuurip.com.
Untuk diketauhi, saat ini Dump Truck telah berhasil dievakuasi. Melibatkan unsur TNI, Polri, Satpol PP, BPBD dan terkait lainnya.(fin)