SuaraBanyuurip.com – Arifin Jauhari
Bojonegoro – Badan Wakaf Indonesia (BWI) Perwakilan Kabupaten Bojonegoro periode 2021- 2024 dikukuhan oleh BWI Provinsi Jawa Timur, di aula Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Bojonegoro, Kamis (16/12/2021).
Ketua panitia H. Ali Mustofa, M.HI. dalam laporannya menyampaikan, bahwa kegiatan ini dihadiri oleh Forkompimda, Pejabat Kankemenag, Kepala KUA, MUI, Ormas NU dan Muhammadiyah serta pihak terkait.
“Tujuan kegiatan ini adalah mengingat begitu besarnya potensi Kabupaten Bojonegoro untuk dikembangkan dan dioptimalkan,” katanya.
Dengan dikukuhkannya pengurus BWI perwakilan Kabupaten Bojonegoro diharapkan mampu meningkatkan pengelolaan wakaf yang lebih amanah, produktif, dan profesional dengan mengedepankan prinsip-prinsip kemaslahatan dan kesejahteraan.
“Khususnya bagi umat dan masyarakat Kabupaten Bojonegoro,” tandasnya.
Pengukuhan dilakukan langsung oleh BWI Provinsi Jawa Timur, Drs. KH. Jeje Abdul Rozaq, MA. Usai pengukuhan dilanjutkan sambutan berupa pengarahan. Dimana disampaikan dengan mengambil contoh pada zaman Rasulullah, kuatnya para sahabat dalam perjuangan karena mengelola wakaf yang baik dan amanah.
“Mari kita pahami bahwa wakaf tidak hanya aset yang pasif tetapi harus menjadi aset aktif dan produktif sebagai modal ekonomi yang bisa dikembangkan, bermanfaat untuk kemaslahatan umat,” ujarnya.
Dalam sambutannya, Ketua BWI Perwakilan Kabupaten Bojonegoro yang baru dikukuhkan, H. Wahid Priyono, M.HI menyatakan, bahwa hadirnya BWI ini dalam rangka membantu masyarakat yang berniat mewakafkan harta kekayaannya di wilayah Kabupaten Bojonegoro.
Dia berharap aset wakaf yang ada dapat dikembangkan secara produktif dan mampu menggali dan memanfaatkan potensi yang tersebar di Kabupaten Bojonegoro. Selain itu, dapat menambah kekuatan untuk menyelesaikan tanah wakaf yang masih terbengkalai.
“Kami mohon doa restu dan dukungannya, tugas dan fungsi BWI perwakilan Kabupaten Bojonegoro ini dapat berjalan dengan baik sesuai perundang-ubdangan yang berlaku,” ucapnya.
Sementara itu, perwakilan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, Plt. Kabag Kesra Sahlan, menyampaikan terima kasih dan sangat mengapresiasi kepada pengurus BWI yang sudah dikukuhkan.
“Semoga bisa sinergi dan selalu koordinasi dengan Pemkab Bojonegoro. Karena keberadaan BWI sesuai dengan program pemerintah pusat yaitu PTSL,” harapnya.(fin)