Badan Intelijen Daerah Jatim Percepat Vaksinasi di Bojonegoro

24018

SuaraBanyuurip.com – Arifin Jauhari

Bojonegoro – Badan Intelijen Negara Daerah (BINDA) Jawa Timur (Jatim) turut serta dalam percepatan cakupan vaksinasi di wilayah Kabupaten Bojonegoro. Sebanyak 540 dosis vaksin diberikan untuk dua desa di Kecamatan Kepohbaru.

Perwakilan BINDA Jatim, Teguh Mengungkapkan, peran serta BINDA Jatim bertujuan dalam mempercepat terbentuknya Herd Immunity di Kabupaten Bojonegoro dengan mengadakan vaksinasi massal di Desa Tlogorejo dan Sidomukti, Kecamatan Kepohbaru.

“Berkolaborasi dengan Kodim 0813, kami adakan giat vaksinasi massal sebanyak 164 dosis di Desa Sidomukti dan 376 dosis untuk Desa Tlogorejo, total 540 dosis,” kata Teguh kepada suarabanyuurip.com, Jum’at (17/12/2021).

Ditambahkan, BINDA Jatim di Bojonegoro dalam pelaksanaan vaksinasi ini mengambil tema “Indonesia Sehat, Indonesia Hebat”. Diharapkan, seluruh masyarakat untuk bersedia divaksinal agar segera tercipta herd immunity.

“Sehingga negara kita menjadi hebat karena dapat melawan Covid 19, bahkan dapat mengakhiri pandemi yang terjadi selama ini,” tandasnya.

Koordinator kegiatan, Kapten Infantri Heri Sukiyanto, mengatakan kegiatan vaksinasi massal bekerja sama dengan BINDA Jatim dilakukan sebagai langkah percepatan gerakan vaksinansi. Tujuannya untuk membantu pemerintah dalam mempercepat program cakupan vaksinasi khususnya di wilayah Kabupaten Bojonegoro.

Baca Juga :   Stok Vaksin Covid-19 di Bojonegoro Masih 191.777 Vial

“Meskipun sudah mendapatkan vaksin, diharapkan masyarakat tetap disiplin menerapkan Protokol Kesehatan di manapun berada. Utamanya memakai masker, sering mencuci tangan pakai sabun dengan air mengalir serta menjaga jarak, menjauhi kerumunan dan membatasi mobilitas atau selektif dalam bepergian,” ucapnya.

Terpisah, Kepala Desa Tlogorejo Muhammad Hamim menuturkan, disela-sela pekerjaan petani yang semakin sibuk ketika memasuki musim tanam padi, namun hal tersebut tidak menghalangi niat mereka untuk melakukan vaksinasi yang dilakukan di Balai Desa.

“Sebagian besar masyarakat baru dapat melakukan vaksinasi saat siang hari karena masih banyak yang bekerja di sawah untuk mempersiapkan masa awal tanam padi,” pungkasnya.(fin)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *