Vaksinasi Tuntas 100 Persen, Proyek Gas JTB Tetap Pertahankan Kewaspadaan

Vaksin Covid-19.
Naker proyek gas JTB

SuaraBanyuurip.com – d suko nugroho

Jakarta – Vaksinasi seluruh pekerja di Proyek Pengembangan Lapangan Unitisasi Gas Jambaran Tiung Biru (JTB) yang dioperatori PT Pertamina EP Cepu (PEPC) Zona 12 Regional Indonesia Timur Subholding Upstream Pertamina telah mencapai target 100 persen. Namun demikian, semua jajaran PEPC diminta untuk tetap mempertahankan kewaspadaan.

Komisaris Utama PEPC Gandhi Sri Widodo berpesan kepada seluruh insan PEPC untuk tetap mempertahankan kinerja yang telah dicapai. Gandhi juga memberikan apresiasi kepada Direktur Utama PEPC Awang Lazuardi bersama jajaran manajemen Zona 12 lantaran mampu menorehkan pencapaian terbaiknya sepanjang tahun ini.

“Mari semua saling mengingatkan, meskipun kita berhasil mencatatkan kerja selamat sepanjang tahun namun jangan kemudian membuat kita jadi euforia sehingga mengabaikan safety,” pesan Gandhi saat Management Walkthrough (MWT) Dewan Komisaris dan Komite Audit secara virtual melalui platform M-Teams pada Rabu (29/12/2021).

“Tetap waspada, kita akan terus mengawal proyek JTB ini hingga proyek ini sukses,” tambahnya.

Pjs General Manager PEPC JTB Iwan Hamzah yang menerima kunjungan Dekom dan Komite Audit secara virtual langsung dari Infrastructure Facilities Building di Lapangan JTB ini menyampaikan bahwa situasi pengembangan lapangan yang terus menunjukkan kemajuan.

Baca Juga :   Produksi Minyak TBR 1050 Bph

“Kami terus berupaya bekerja optimal dengan tetap menerapkan kerja aman,” jelas Iwan Hamzah dalam keterangan tertulisnya.   Sementara itu, dalam paparannya terkait aspek HSSE, Manager HSSE PEPC Zona 12 (JTB), Benny Rahadian menyampaikan hingga hingga akhir tahun ini PEPC JTB telah mencatatkan jam kerja aman yang mencapai 48 juta jam kerja aman.

Project Control Manager PEPC JTB Ahmad Rizky menyampaikan perkembangan proyek gas JTB secara umum sudah mencapai 95 persen lebih.   Di tengah MWT ini juga berlangsung diskusi yang intens antara Dekom, Komite Audit serta jajaran manajemen PEPC terkait proyek JTB. Tampak dari diskusi tersebut semua berusaha memberikan solusi dan inovasi terbaik untuk menyukseskan proyek gas kebanggaan Indonesia ini.

Dari Ibukota, MWT ini selain diikuti oleh Komisaris Utama PEPC juga diikuti pekerja PEPC yang berada di kantor pusat. Kegiatan MWT site visit virtual ini bertujuan untuk saling berkoordinasi dalam pencapaian kinerja hingga akhir tahun.

Data yang dimiliki suarabanyuurip, hingga per November 2021 masih ada 6 ribu pekerja yang terlibat di proyek Gas JTB. Mereka di dominasi pekerja lokal Bojonegoro.

Baca Juga :   Rasio Pengganti Cadangan Migas Capai 110%, Komisi VII Apresiasi Kinerja Hulu Migas

Untuk perkembangan EPCC Per 27 November 2021, telah mencapai 95,18% dan konstruksi 93,80%. Pekerjaan di proyek GPF JTB yang memasuki tahap penyelesaian adalah pemasangan roofing siding building dan shelter, penyelesaian graveling, electrical instrumen dan telecom, mechanical, gathering line, pre-commoissioning dan commissioning electrical, instrument, power generation, mechanical and piping.

Sedangkan pekerjaan di proyek GPF yang sedang berlangsung pemasangan pipa support, HVAC dan fire fighting, painting and insulation pipe aboveground, dan pre-commoissioning dan commissioning electrical, instrument, power generation, mechanical, piping and other facilites.(suko)


»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *