SuaraBanyuurip.com – Sami’an Sasongko
Bojonegoro – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Timur dari Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) H. Budiono, S.sos menggelar sosialisasi wawasan kebangsaan di Desa Tlatah, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Jumat (21/01/2022).
Dimana Bojonegoro dan Tuban merupakan daerah pemilihan ((Dapil) tujuh yang mengantarkan H. Budiono menduduki kursi DPRD Jawa Timur (Jatim). Dalam sosialisasi wawasan kebangsaan tersebut menghadirkan narasumber M. Ali Mustofa yang merupakan mantan anggota DPRD Bojonegoro.
Hadir dalam kegiatan, Anggota DPRD Bojonegoro Maftukhan, Forum Pimpinan Kecamatan (Forpimcam) Purwosari, seluruh Kades Kecamatan Purwosari, dan sejumlah tim sukses dari dapil lima.
Anggota DPRD Jatim, H. Budiono, dalam sambutannya mengatakan, dilaksanakan sosialisasi ini bertujuan memberikan pemahaman kepada generasi muda tentang wawasan kebangsaan, dan untuk meningkatkan peran generasi muda agar selalu menerapkan kesadaran bela negara.
“Program ini perlu digerakan bersama. Untuk saling mengingatkan pentingnya faham tentang kebangsaan. Harus saling menghormati satu sama lainnya. Mengingat di Indonesia banyak suku, agama, dan budaya. Sehingga perlu saling menjaga toleransi antar sesama. Jangan sampai saling menjatuhkan,” katanya.
Sementara Narasumber M. Ali Mustofa mengatakan, sebagai warga Negara Indonesia maka hrs memiliki rasa cinta tanah air, terutama para generasi muda. Mengingat perkembangan zaman semakin meningkat modern.
Sehingga sebagai penerus bangsa perlu memahami tentang wawasan kebangsaan. Karena pemuda memiliki peran penting dalam membangun karakter bangsa demi keutuhan NKRI.
“Dengan faham wawasan kebangsaan setidaknya tidak mudah dirong-rong oleh orang yang tidak bertanggungjawab. Selain itu, harus mampu menangkal adanya gerakan radikalisme, dan terorisme,” tandasnya.
“Semoga para generasi penerus bangsa mampu menerapkan jiwa serta semangat nasionalisme dan patriotisme dalam perilaku kehidupan sehari-hari,” pungkasnya.
Usai sosialisasi wawasan kebangsaan, dilanjutkan dengan kegiatan reses masa sidang pertama di tahun 2022 oleh anggota DPRD Bojonegoro dari Fraksi Gerindra Maftukhan.
Dihadapan tamu undangan yang hadir, Maftukhan memaparkan beberapa program tahun 2021 yang telah dilakukan di wilayah dapil lima.
Pria asli Desa Pelem, Kecamatan Purwosari ini menjelaskan, bahwa di masa sidang pertama tahun 2022 ini juga menjelaskan Rincian Rancangan Peraturan Daerah Kabupaten Bojonegoro tentang APBD Tahun Anggaran 2022 dan Program Perioritas Tahun 2022.
Diantaranya, pembangunan infrastruktur, sekolah gratis SD, SMP dan SLTA, beasiswa program satu desa dua sarjana, program petani mandiri (PPM) dan kartu pedagang produktif (KPP), kenaikan honor RT dan RW, tambahan insentif GTT/PTT, bantuan sosial asistensi penyandang disabilitas dan lain sebagainya.
“Saya sampaikan terima kasih kepada konstituen yang hingga saat ini masih terjalin komunikasi dengan baik, dan aktif memberikan saran serta masukan membangun,” ucapnya.
Maftukhan juga menyampaikan permohon maaf jika belum bisa menyentuh secara keseluruhan wilayah dapil lima. Karena semua dilakukan secara bertahap demi upaya memaksimalkan program.
“Semua saya lakukan dengan bertahap. Tujuannya program yang dicanangkan hasilnya bisa dinikmati rakyat secara baik sesuai harapan bersama,” imbuhnya.(sam)