SuaraBanyuurip.com – Joko Kuncoro
Bojonegoro – Jumlah tenaga kerja (naker) di proyek Jambaran Tiung Biru (JTB) terus terjadi pengurangan seiring menjelang selesainya proyek yang berpusat di Desa Bandungrejo, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur. Hingga Desember 2021 lalu, sebanyak 2.276 naker di JTB kehilangan pekerjaan.
“Selain perusahaan telah kehabisan kontrak kerja juga proyek di JTB ini akan segera selesai pada bulan Maret,” kata Kabid Tenaga Kerja dan Transmigrasi Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) Kabupaten Bojonegoro Slamet, Kamis (27/1/2022).
Dia mengatakan, pengurangan jumlah naker terjadi sejak Juni 2021 hingga saat ini. Kemungkinan, mendekati selesainya proyek ini pada Maret 2022 mendatang pengurangan akan semakin banyak.
Sebab, jika dihitung mulai Maret jumlah rekapitulasi naker di JTB sebanyak 7.054. Kini, lanjut dia, per Desember 2021 lalu jumlahnya tinggal 4.778 naker.
“Sehingga, sudah ada 2.276 naker telah kehilangan pekerjaan. Namun, data ini dinamis karena naker pindah ke perusahaan lain jika perusahaan sebelumnya kontraknya habis,” jelasnya.(jk)