EMCL Perbaiki Balai Desa Wotangare untuk Tingkatkan Pelayanan Masyarakat

24561

SuaraBanyuurip.com – Joko Kuncoro

Bojonegoro – Pemerintah Desa Wotanngare, Kecamatan Kalitidu, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, sekarang ini memiliki balai desa yang lebih bagus untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat. Balai desa tersebut telah rampung diperbaiki oleh Operator Lapangan Minyak Banyu Urip, Blok Cepu, ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) bersama mitra pendamping program, Lembaga Informasi dan Komunikasi Masyarakat Banyu Urip Bangkit (LIMA 2B).

Sebagai tanda selesainya perbaikan telah dilaksanakan musyawarah pertanggungjawaban dan serah terima program perbaikan infrastruktur berupa pembangunan struktur dan atap Balai Desa Wotanngare, Jum’at (25/02/2022).

Acara dihadiri oleh Kepala Desa, BPD, Bhabinkamtibas, Babinsa , Perangkat desa, RT, RW Tokoh masyarakat, tokoh agama, PKK, Perwakilan EMCL, serta pendamping program LIMA 2B.

Kepala Desa Wotanngare , Yaci mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan EMCL. Bantuan pembangunan balai desa ini sangat bermanfaat, karena dapat lebih meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

“Selama ini keinginan warga desa wotanggare untuk memiliki balai desa yang bagus, dan alhamdulilah saat ini sudah bisa terwujud,” ujarnya.

Baca Juga :   Merawat Energi Hijau Melalui Sekolah Energi Berdikari

Perwakilan EMCL Ali Mahmud, menyampaikan kegiatan ini merupakan rangkaian akhir dari tahapan program. Musyawarah pertanggungjawaban dan serah terima yang dilaksanakan ini sebagai wujud transparansi dan akuntabilitas program.

Ali berharap bantuan yang sudah diserahterimakan kepada pemerintah desa untuk senantiasa dijaga dan dirawat bersama.

“Semoga bantuan ini dapat menunjang kegiatan pelayanan bagi masyarakat, dan kegiatan lainnya,” kata Ali.

Sementara itu, Sutrisno, ST selaku pendamping teknik sipil LIMA 2B menyampaikan laporan pertanggungjawaban bahwa proses pembangunan struktur dan atap balai desa sudah selesai dikerjakan dengan volume bangunan utama 12 x 12 meter, dan bangunan atap 3×4 meter.

“Pekerjaan dilaksanakan selama dua bulan,” pungkasnya.(jk)


»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *