SuaraBanyuurip.com – Joko Kuncoro
Bojonegoro – Kinerja Dinas Pendidikan (Disdik) Bojonegoro, Jawa Timur perlu dievaluasi. Pasalnya, Disdik hingga kini tidak memiliki data jumlah sekolah dalam kondisi rusak.
Juru Bicara DPRD Bojonegoro Mitro’atin mengatakan, pendidikan merupakan ujung tombak keberhasilan pembangunan di Bojonegoro. Karena itu harapannya sektor pendidikan harus lebih diperhatikan terutama bagi organisasi perangkat daerah (OPD).
“Pendidikan ini memang sudah diperhatikan oleh Bupati, tetapi untuk OPD itu harus betul-betul mempunyai komitmen dan profesional,” katanya setelah menyampaikan Rekomendasi DPRD Kabupaten Bojonegoro atas LKPJ 2021, Rabu (23/3/2022).
Dia mencontohkan, untuk sekolah dasar (SD) yang seharusnya dibangun, lantaran Disdik tidak mempunyai data akhirnya belum dibangun. Maka, DPRD menegaskan Disdik harus betul-betul lebih profesional.
“Jadi bukan hanya evaluasi tetapi juga ada tindak lanjut,” katanya.
Sementara itu, Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah mengatakan, rekomendasi DPRD yang telah disampaikan menjadi pedoman untuk perbaikan atau peningkatan penyelenggaraan pemerintahan yang baik di masa mendatang.
“Rekomendasi yang sudah disampaikan tadi saya juga menilai bahwa semua itu merupakan masukan yang sangat baik bagi pemerintahan,” kata Bupati.
Hal itu menjadi perhatian pemerintah daerah untuk menjadi bahan penyempurnaan laporan hingga akurasi informasi untuk ketepatan perumusan kebijakan.
“Saya selaku Bupati Bojonegoro akan menindaklanjuti hasil rekomendasi DPRD terhadap LKPJ 2021 yang telah disampaikan dalam rapat paripurna ini,” katanya.(jk)