SuaraBanyuurip.com – Arifin Jauhari
Bojonegoro – Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, bersiap melaksakanakan rukyatul hilal. Kegiatan untuk menentukan awal bulan Ramadhan itu bakal dilaksanakan besok Jum’at (01/04/2022) di Bukit Wonocolo, Kecamatan Kedewan.
Kepala Kankemenag Bojonegoro, Munir melalui staf pelaksana Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam, Muhammad Rosyid mengatakan, kegiatan rukyatul hilal dalam menentukan awalan Ramadhan menunjuk pada Surat Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenag Jawa Timur tanggal 18 Maret 2022.
Berdasar surat tersebut, pihaknya diperintahkan agar berkoordinasi dengan Pengadilan Agama, Instansi terkait, Ormas Islam dan tokoh masyarakat dalam pelaksanaan rukyatul hilal awal Ramadhan 1443 Hijriyah pada hari Jum’at 1 April 2022.
“Untuk itu, kami telah mempersiapkan kegiatan besok. Mulai dari koordinasi dengan berbagai pihak untuk bentuk tim dan mengecek peralatan yang diperlukan untuk rukyatul hilal,” katanya kepada SuaraBanyuurip.com, Kamis (31/03/2022).
“Prosesi rukyatul hilal besok akan dilaksanakan oleh Badan Hisab dan Rukyat (BHR) Kabupaten Bojonegoro,” lanjutnya.
Terpisah, Ketua BHR Kabupaten Bojonegoro, H. Mochammad Tuhri menjelaskan, kriteria keadaan bisa dikatakan sebagai bulan baru. Antara lain, ketinggian hilal baru 2 derajat. Posisi hilal berada di selatan matahari sekira 3 derajat. Cahaya hilal belum wujud dan arahnya berada di utara garis katulistiwa.
Untuk matahari, kata Tuhri, berada pada 4 derajat dari garis katulistiwa, hilal berada 2 derajat dari garis katulistiwa. Selain itu, syarat dikatakan memasuki bulan baru, harus ada 8 jam dari ijtimak sampai terbenam matahari. Dan elongasinya sudah melebihi 5 derajat.
“Kalau belum melebihi itu belum bisa dikatakan memasuki bulan baru,” pungkasnya.(fin)