"Jangan Menghilangkan Sikap Kritis"

24943

Peran pers begitu vital disaat teknologi informasi menghegemoni setiap denyut kehidupan masyarakat. Fungsi kontrol media patut dimainkan secara profesional, agar menjadi bagian dari mengawal perubahan. 

“Pemerintah baik di lembaga legislatif maupun eksekutif, butuh sikap kritis yang konstruktif dari media agar tahu kekurangannya dalam membuat kebijakan,” kata Anggota FPKB DPR RI, Hj Ratna Juwita Sari, Senin (18/04/2022). 

Dalam helat Silaturahmi dan Sosialisasi Empat Pilar di Tuban tersebut, legislator dari Dapil IX Jatim dengan wilayah Kabupaten Tuban dan Kabupaten Bojonegoro itu menambahkan, sejatinya sikap kritis yang ditampilkan media massa sangat dibutuhkan semua organ pemerintah. 

“Kita butuh dikontrol dan dikritisi agar keputusan politik bisa sesuai aspirasi publik,” papar alumni Fakultas Ekonomi Bisnis, Unair, Surabaya itu. 

Informasi yang dibesut media  acap kali berbasis data yang faktual. Apalagi bila dikemas dengan kritik membangun, bukan kritik yang mematikan. Sisi inilah yang dibutuhkan, dan itu menjadi bagian dari kinerja  media. 

Alumni STIE Mahardika, Surabaya yang aktif diberbagai organisasi sosial di Bumi Ranggalawe ini tak menampik, jika terbantu oleh peran kontrol dari media massa. Hampir semua informasi yang berbasis data, tentunya setelah ia verifikasi di lapangan, akan dibawa ke Senayan. Termasuk pula, diantaranya, ke Kementrian ESDM yang menjadi domain dari komisinya, Komisi VII. 

Baca Juga :   Dari Penerjemah Novel Asing Menjadi Peserta Diklat Migas

“Oleh sebab itu, saya berharap media jangan mengurangi sikap kritis yang konstruktif, agar pemerintah ada yang mengontrol,” papar pengurus Muslimat NU Tuban tersebut. (tbu) 

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *