Pasca Panen Padi, Petani Sekitar Proyek Gas JTB Tanam Jagung

25144

SuaraBanyuurip.com – Sami’an Sasongko

Bojonegoro – Pasca panen padi, sejumlah petani hutan sekitar proyek Gas Jambaran-Tung Biru (JTB) di Desa Bandungrejo, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, pilih tanam jagung di lahan perhutani.

Salah satunya di lahan hutan wilayah Resor Pemangkuan Hutan (RPH) Sendanggerong, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Clangap, Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Bojonegoro.

Petani hutan, Lasiono mengaku, panen padi yang didapat dari memanfaatkan lahan hutan RPH Sendanggerong kurang lebih 5 kwintal.

“Habis panen padi, saat ini saya pilih tanam jagung,” kata Lasiono, kepada SuaraBanyuurip.com, Senin (16/05/2022).

Warga Dusun Besaran, Desa Ngasem ini mengungkapkan, dipilihnya tanam jagung selain tidak membutuhkan modal banyak perawatannya lebih mudah. Sedangkan lahan hutan yang digarap seluas sekira 80×20 meter. Sementara benih jagung yang ditanam kurang lebih 3 kilogram.

“Beberapa hari lalu sudah tak tanami jagung tapi tidak tumbuh karena faktor tanah masih terlalu basah. Lalu saya tanami lagi ini, mudah-mudahan tumbuh dengan baik,” imbuhnya.

“Kalau garapan saya sudah panen jagungnya. Karena tidak saya tanami padi, dan ini tak tanami jagung lagi, Pak. Alhamdulillah hasilnya kemarin juga lumayan cukup untuk kebutuhan keluarga,” sambung Parmi petani hutan sekitar proyek Gas JTB lainnya.(sam)

Baca Juga :   Mantan Camat Padangan Terancam Pidana Saksi Palsu Korupsi BKKD di Bojonegoro

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *