Ini Penyebab Pagu SMPN di Bojonegoro Tak Terpenuhi

25197

SuaraBanyuurip.com - Joko Kuncoro

Bojonegoro – Penerimaan peserta didik baru (PPDB) jenjang SMPN di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur sudah ditutup Rabu (25/5/2022) lalu. Namun, meski diperpanjang hingga tiga hari pagu yang ditentukan setiap sekolah masih belum terpenuhi.

Dari pagu keseluruhan 49 SMPN di Bojonegoro sebanyak 9.919 siswa, masih belum terpenuhi sekitar 4.450 siswa.

Sekretaris Dinas Pendidikan (Disdik) Bojonegoro, Suyanto mengatakan, PPDB SMPN belum maksimal karena pagu di setiap sekolah belum terpenuhi. Namun, Disdik akan melakukan evaluasi untuk peningkatan sumber daya manusia dan inovasi guru.

“Evaluasi perlu dilakukan karena masih terdapat beberapa sekolah yang masih kekurangan siswa,” katanya, Minggu (29/5/2022).

Dia mengatakan, penyebab pagu belum terpenuhi juga karena lulusan dari SD sekitar 13 ribu siswa, sekitar 4.450 siswa tidak semua mendaftar di SMPN. Bahkan kebanyakan lebih memilih ke sekolah swasta hingga ke pondok pesantren.

“Rinciannya SMP Swasta sebanyak 3.300 siswa, 150 siswa memilih sekolah di luar kota, dan 250 siswa melanjutkan di pondok pesantren,” katanya.

Baca Juga :   Berdayakan Radio Komunitas Sekitar Migas Blok Cepu

Karena itu, besok Senin akan dilakukan evaluasi dan memfasilitasi calon siswa yang belum mendaftarkan diri ke sekolahan. Hal ini agar bisa mendaftar ke sekolah tanpa harus melihat jalur masuknya.

“Tahapan yang di sekolah kalau pemerataan tetap kami bisa fasilitasi yang belum mendaftar,” katanya.(jk)


»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *