Pertamina Regional 3 Kalimantan Berhasil Bor 5.284 Sumur ‘Idle’

25311

SuaraBanyuurip.com – Joko Kuncoro

Bojonegoro – Pertamina melalui Subholding Upstream Pertamina Regional 3 Kalimantan telah mengebor sebanyak 5.284 sumur idle atau sumur yang tidak beroperasi. Selain itu, hingga April 2022, sebanyak 62 sumur sudah direaktivasi dari target WP&B 2022 sebanyak 205 sumur.

VP Production & Development PHI-Regional 3, Arief Prasetyo Handoyo mengatakan, saat ini jumlah sumur idle di wilayah kerja Regional 3 per Maret 2022 sebanyak 5.284 sumur (68%) dari total 7.750 sumur yang dibor.

“Perusahaan sedang menyiapan database idle wells sesuai template SKK Migas yang diperkirakan selesai di akhir tahun 2022,” katanya, Rabu (1/6/2022).

Dia mengatakan, database ini akan mempermudah review dan evaluasi sumur-sumur migas yang masih memiliki potensi untuk dihidupkan kembali (reaktivasi). Hal ini membuka peluang untuk peningkatan produksi migas dalam mendukung pemenuhan kebutuhan energi nasional.

“Juga, hingga April 2022, sebanyak 62 sumur sudah direaktivasi dari target WP&B 2022 sebanyak 205 sumur dan menghasilkan penambahan produksi migas yang cukup variatif,” katanya saat menyampaikan workshop AMORe (Asset Management and Optimization Review) beberapa waktu lalu.

Baca Juga :   Produksi Sumur Sukowati Turun 1.500 Barel Perhari

Dia menambahkan, dengan development cost dalam mengaktifkan sumur idle rata-rata 8-11 USD/boe maka hal ini memacu semangat untuk lebih agresif dalam pekerjaan reaktivasi sumur. Persiapan dan evaluasi terus dilakukan untuk mengetahui indikatif rencana kerja tahun 2023 yang nanti akan dimatangkan saat penyusunan WP&B.(jk)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *