Delapan Desa di Bojonegoro Jadi Sasaran Program EMCL

25356

SuaraBanyuurip.com – d suko nugroho

Bojonegoro – Sebanyak delapan desa di tiga kecamatan di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur jadi sasaran program pengembangan masyarakat (PPM) tahun 2022 dari ExxonMobil Cepu Limited (EMCL), Operator Lapangan Banyu Urip, Blok Cepu.

Sebagai persiapan pelaksanaan program, PC GP Ansor, selaku mitra pendamping program mulai melakukan sosialisasi di empat desa sasaran program, Selasa (7/6/2022). Yaitu Desa Mulyoagung, Kalirejo, Pacul, Kecamatan Bojonegoro. Sisanya di Desa Ngulanan Kecamatan Dander.

Sedangkan sosialisasi PPM untuk empat lainnya yakni Desa Sambiroto, Ngampel, Wedi dan Sembung, Kecamatan Kapas dilaksanakan pada Rabu (8/6/2022) besok.

Hasti Asih, Penanggungjawab Program EMCL menerangkan, PPM yang dipercayakan kepada PC GP Ansor Bojonegoro ini difokuskan untuk pembangunan infrastruktur guna menunjang kegiatan sosial, ekonomi dan pendidikan bagi masyarakat di desa penerima program.

“Adapun jenis infrastrukturnya, disepakati langsung oleh pemerintah desa  bersama masyarakat,” kata Hasti.

Jenis program infrastruktur yang akan dilaksanakan, lanjutnya, adalah prioritas kebutuhan desa yang telah tercantum dalam dokumen perencanaan tahunan desa.

Baca Juga :   Kunjungi KPH Bojonegoro, Bupati Wahono Diskusikan Keresahan Masyarakat

“Masuk dalam dokumen RKPDes, sebagai indikator prioritas,” imbuhnya.

Kepala Desa Mulyoagung, Sawiyono menguncapkan rasa terimakasih atas kepedulian EMCL dalam berkontribusi pada pembangunan di desa.   

“Kami mengapresiasi, tiap tahun EMCL datang dengan program yang kongkrit,” tegasnya dalam forum sosialisasi di hadapan warga.

Sementara itu, Ketua PC GP Ansor Bojonegoro, Mustakim menambahkan, akan melaksanakan PPM tahun 2022 ini dengan baik. Salah satunya, membangun sinergitas dengan seluruh stakeholder.

“Semoga program ini dapat memberi manfaat sebesar-sebsarnya untuk seluruh kalangan masyarakat, khususnya penerima manfaat,” ungkapnya dalam keterangan tertulisnya yang diterima suarabanyuurip.com.

Sosialisasi sendiri dilaksanakan di masing-masing balai desa dengan menghadirkan sejumlah unsur. Selain BPD, perwakilan perempuan dan warga penerima manfaat.(suko)


»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *