60 Kali Pipa Jargas di Bojonegoro Bocor, PGN Beberkan Penyebabnya

Area Head PGN Bojonegoro Mochamad Arif

Suarabanyuurip.com – Joko Kuncoro

Bojonegoro – Sejak pembangunan jaringan gas (jargas) bumi di Kabupaten Bojonegoro, sudah 60 kali kejadian pipa bocor. Kebocoran pipa jargas rata-rata disebabkan karena aktivitas penggalian untuk pemasangan u-dicth drainase.

Area Head PGN Bojonegoro Mochamad Arif mengatakan, semenjak Agustus setelah adanya pembangunan drainase 90 persen pipa jargas terdampak.

“Namun, kami dengan pihak pelaksana Dinas PKP Cipta Karya selalu intens berkomunikasi untuk mengantisipasi hal tersebut,” katanya, Kamis (1/12/2022).

Pipa jargas di Bojonegoro bocor dan semburkan api.
© 2022 suarabanyuurip.com/Dok.sbu

Dia mengatakan, adanya komunikasi tersebut pekerja proyek pembangunan drainase di lapangan memberitahukan kepada perwakilan perusahaan gas negara (PGN) di Bojonegoro jika terjadi kebocoran. Sehingga, jika terjadi kebocoran pasti akan segera ditangani.

Arif sapaan akrabnya menjelaskan, meski sudah terjadi 60 kali kebocoran pipa jargas, saat ini lebih mengutamakan kehandalan jaringan gas. Hal untuk memberikan rasa nyaman terhadap masyarakat terutama bagi pelanggan jargas.

“Sebelum adanya pekerjaan galian u-dicth untuk drainase kami sudah berkoordinasi dengan Dinas PKP Cipta Karya, baik lokasi pipa maupun kedalam pipa jargas,” katanya.

Baca Juga :   Optimalkan Pemanfaatan Gas Bumi, Berpotensi Mengurangi Subsidi dan Impor LPG

Sebelumnya, Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Dinas PKP Cipta Karya Bojonegoro Iwan Maulana mengatakan, ada 12 titik drainase dan trotoar di sekitar jalan Kota Bojonegoro yang mulai dilakukan pembangunan. Rencana pembangunan ini akan ditargetkan selesai di Desember 2022 mendatang.

“Pengerjaannya menggunakan APBD tahun anggaran 2022 dengan total anggaran sebesar Rp 153 Miliar,” katanya.(jk)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Google News SUARA BANYUURIP
» dan Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *