Diduga Munisi Mortir Jatuh di Jalan Raya Bojonegoro

Benda munisi mortir.
Petugas keamanan dari TNI dan Polri serta terkait saat melakukan pengecekan benda diduga munisi mortir yang jatuh di jalan raya Bojonegoro, Jawa Timur.

SuaraBanyuurip.com — Arifin Jauhari

Bojonegoro – Satu buah benda mirip munisi mortir dikabarkan jatuh di jalan raya turut Desa Pungpungan, Kecamatan kalitidu, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Kamis, (06/06/2024).

Para saksi mata menyebut, awalnya ada rombongan konvoi mobil Jeep yang berjalan dari arah timur ke barat. Setelah iringan kendaraan itu selesai melintas, tepat di depan Pasar Pungpungan ada benda serupa munisi tergeletak di tengah jalan.

“Tadi sekitar pukul 08.00 pagi itu ada rombongan Jeep, konvoi jeep dari timur ke barat. Kemungkinan jatuh terus kelindas truk sehingga bergeser ke utara, lalu dipinggirkan oleh warga,” kata salah satu warga saksi peristiwa, Slamet.

Tak pelak, penemuan benda yang mirip dengan munisi perang itu disebut menghebohkan warga setempat dan para pengunjung Pasar Pungpungan.

Tetapi beredar informasi kemudian, bahwa benda mirip munisi mortir diduga hanya aksesori dan bukan munisi yang masih aktif, hanya bahan dasarnya memang terbuat dari selongsong mortir asli.

“Sepertinya hanya aksesori. Sekarang dibawa ke Polres Bojonegoro,” ungkapnya.

Baca Juga :   Warga Ring 1 Blok Cepu Positif Virus Corona

Kejadian itu segera mendapat respon dari petugas kepolisian yang langsung datang ke tempat kejadian perkara (TKP). Garis polisi terlihat terpasang di sekitar benda mirip munisi itu.

Dikonfirmasi terpisah, Kapolsek Kalitidu, AKP Saefudinuri membenarkan bahwa, benda mirip munisi mortir yang ditemukan di tepian jalan depan Pasar Pungpungan tersebut hanyalah aksesori.

Kendati, bahan dasar benda itu memang terbuat dari selongsong mortir asli. Tetapi tidak terdapat bahan peledak apapun di dalamnya atau tidak aktif.

“Hanya aksesori, sepertinya begitu (dari selongsong mortir), cuma sudah kosong,” bebernya.(fin)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *