SuaraBanyuurip.com — Arifin Jauhari
Bojonegoro — Istri Bakal Calon Bupati (Bacabup) Setyo Wahono, Cantika Wahono dan Nurul Azizah mengunjungi organisasi otonom Muhammadiyah, Pimpinan Daerah ‘Aisyiah (PDA) Bojonegoro. Kunjungan ini berlangsung dalam gelaran Pengajian Al-Islam dan Silaturrahim bersama Wannur (Setyo Wahono dan Nurul Azizah).
Dalam kegiatan yang dihelat di Aula Ahmad Dahlan Perguruan Muhammadiyah Sumberrejo Bojonegoro, pada Senin (16/09/2024) siang itu, Nurul Azizah menyebut akan mengadakan lagi bantuan pendidikan untuk pelajar SLTA. Sebelumnya bantuan ini dihentikan oleh rezim sebelumnya.
Nurul Azizah dan Cantika Wahono hadir disambut oleh Ketua dan Sekretaris PDA Bojonegoro Zuliyatin Lailiyah, S.Pd dan Dra Siti Nurhayati bersama dengan anggota Pimpinan 16 PDA Bojonegoro, Ketua PCM dan PCA Sumberrejo beserta anggota Pimpinan, PCA Balen dan PCA Sukosewu.
Ketua PDA Bojonegoro, Zuliyatin Lailiyah, dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat datang dan terima kasih kepada Nurul Azizah dan Dr. Sri Budi Cantika Yuli atau Cantika Wahono. Kehadiran keduanya disebutnya sebagai sebuah kebanggaan.
“Terima kasih, tentu kami mengharap motivasi dan dukungan kepada pemerintah kabupaten agar program – program kami bisa berjalan dengan baik,” ungkap Zuliyatin di hadapan 400 peserta.
Dalam kesempatan itu, Zuliyatin berpesan bahwa seorang pemimpin hendaknya memiliki 4 sifat yang sesuai dengan kepribadian Rasulullah diantaranya Sidiq, Amanah,Tabligh, dan Fatonah.
Sedangkan Bacawabup Nurul Azizah memaparkan visi misi yang merupakan motto dari pasangan Wahono- Nurul yaitu, “Kemakmuran, Kesejahteraan, dan Kebanggaan”.
“Dalam visi misi ini kami mengusahakan untuk mengadakan kembali beasiswa pendidikan untuk pelajar SLTA di Bojonegoro yang selama ini telah di tiadakan,” papar perempuan santun asal Desa Sumbertlaseh, Kecamatan Dander.
Pemaparan Nurul Azizah seketika menjadi meriah kala disahut dengan yel-yel oleh Dra Siti Nurhayati, Sekretaris PDA Bojonegoro. Perempuan yang lebih akrab dengan sebutan Mbak Nur memimpin yel–yel untuk pasangan Wahono- Nurul yang di ikuti oleh seluruh peserta yang hadir.
“Wannur Menang Menang Menang Wannur Mesti Luwih Apik Wannur Untuk Bojonegoro Lebih Maju,” teriaknya disambut antusias hadirin.
Sementara Dr. Sri Budi Cantika Yuli dalam perkenalannya menyebutkan nama panjangnya itu, tetapi suaminya, Setyo Wahono berpesan agar cukup sebutkan Cantika Wahono saja.
“Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah sudah tidak asing lagi bagi saya, karena saat saya bertugas sebagai Dosen di perguruan tinggi Muhammadiyah, yaitu UMM,” beber Cantika.
Acara kemudian diteruskan dengan Pengajian Al-Islam yang disampaikan oleh Ustadz Adib Susilo, Ketua PCM Sumberrejo, dalam kajiannya tentang kriteria dan sifat- sifat yang harus di miliki seorang pemimpin.(fin)





