SuaraBanyuurip.com — Arifin Jauhari
Bojonegoro — Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati (Wabup) Setyo Wahono dan Nurul Azizah, telah ditetapkan sebagai peserta pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak 2024 dengan nomor urut 2 oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur.
“Alhamdulillah, victory,” ujar Cawabup Nurul Azizah berteriak gembira dengan wajah berbinar ketika menjawab pertanyaan Suarabanyuurip.com dalam wawancara cegat ihwal arti nomor dua bagi Paslon Wahono – Nurul di gedung KPU, Senin (24/09) malam kemarin.
Adapun victory yang dimaksud oleh Nurul Azizah ialah karena nomor dua bisa disimbolkan dengan dua jari membentuk huruf “V” yang diidentikkan dengan kata victory yang berarti kemenangan.
“Victory, alhamdulillah, karena nomor dua itu nomor keberuntungan di tahun 2024, dan ini sesuai harapan, sekaligus kode alam,” sambung Cabup Wahono.
Wahono sendiri dulunya merupakan bagian dari Tim Pemenangan Pilpres Prabowo – Gibran di wilayah Jawa Timur. Yang mana dalam pilpres saat itu Prabowo – Gibran juga mendapat nomor urut 2. Bahkan, pelaksanaannya pun ada di bulan dua. Sehingga disebutnya sebagai kode alam mengikuti jejak kemenangan dalam pilpres.
“Seperti Pak Prabowo di Pilpres kemarin, kita dapat nomor 2, Pemilu juga baru bulan 2 kemarin, insyaallah kita tidak lupa bagaimana caranya untuk menang,” ungkap Wahono membakar semangat pada pendukungnya.
Lebih jauh ke belakang, nomor urut 2 juga merupakan angka hoki Presiden Joko Widodo ketika maju dalam pilpres kali pertama pada 9 Juli 2014. Ayahanda Wakil Presiden Indonesia terpilih, Gibran Rakabuming Raka, saat itu menyatakan nomor dua adalah simbol keseimbangan.
“Ada dua capres dan cawapres, ada mata kanan dan mata kiri, ada telinga kanan dan juga telinga kiri. Semuanya harmoni dalam keseimbangan,” katanya saat sambutan, di Gedung KPU Pusat, Jakarta (1/6/2014) silam.(fin)





