SuaraBanyuurip.com — Arifin Jauhari
Bojonegoro — Akibat tertancap sabit miliknya sendiri, seorang petani berinisial SND (50), meninggal dunia di persawahan, Senin (21/10/2024). Korban SND adalah warga Desa Ngrejeng, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur.
Kejadian ini berawal ketika korban bermaksud pulang dari sawah dengan mengendarai motor dan membawa sabitnya di tangan kiri. Saat itu korban melalui jalan usaha tani (JUT) yang terbuat dari rigid beton.
Namun, apes tak bisa ditolak, sebagaimana untung tak dapat diraih. Saat melintasi jalan tersebut, ban motor korban terjepit di sela-sela beton. Akibat keadaan ini membuat korban tak terkendali dan jatuh ke persawahan.
“Korban jatuh karena ban sepeda motornya terjepit sambungan tengah jalan cor, dan saat jatuh, sabit yang dibawa tersebut menimpa dirinya dan menancap di paha sebelah kiri,” tutur Kapolsek Purwosari, Iptu Subeki yang didapat berdasarkan keterangan saksi di lokasi kejadian kepada Suarabanyuurip.com.
“Korban memang memiliki kebiasaan memegangi sabit di tangan kiri, sehingga pada saat jatuh sabit tersebut mengenai paha kiri bagian dalam hingga luka robek kurang lebih sepanjang 17 sentimeter,” lanjutnya.
Pria berpangkat perwira pertama tingkat dua di kepolisian ini menambahkan, sebelum meninggal korban sempat berteriak minta tolong, dan ada salah satu warga yang ada di sekitar tempat kejadian perkara (TKP) menghampiri korban segera.
Kala itu salah satu saksi melihat kondisi korban tergeletak dengan kaki sudah berlumuran darah, dan tidak lama kemudian korban lemas hingga akhirnya meninggal dunia. Keadaan ini terjadi diduga sebab urat nadi besar korban terputus akibat terkena sabit.
Saksi kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Purwosari. Setelah menerima laporan Petugas Polsek Purwosari bersama Tim Inafis Polres Bojonegoro dan tim dokter dari Puskesmas Purwosari datang ke TKP untuk memeriksa korban.
Meksi begitu, keluarga korban disebut telah menerima kejadian ini sebagai musibah dan meminta untuk tidak dilakukan autopsi.
“Selanjutnya jenazah korban kami serahkan kepada ahli warisnya untuk dimakamkan,” tandasnya.(fin)





